Menuju konten utama

Prediksi Persija vs Johor Darul Ta'zim: Partai Balas Dendam

Duel Persija vs Johor Darul Ta'zim di matchday keempat babak penyisihan grup Piala AFC 2018 akan menjadi partai balas dendam untuk tuan rumah. Mereka ingin membayar kekalahan 3-0 di Malaysia.

Prediksi Persija vs Johor Darul Ta'zim: Partai Balas Dendam
Pemain Persija Jakarta Marko Simic dan rekannya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arema FC dalam pertandingan Gojek Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (31/3/2018). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

tirto.id - Pertandingan Persija vs Johor Darul Ta'zim dalam lanjutan babak penyisihan grup AFC Cup akan digelar pada Selasa, 10 April 2018 pukul 18.30 WIB. Laga yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini akan menjadi partai balas dendam untuk Macan Kemayoran, julukan Persija.

Hingga pertandingan ketiga penyisihan grup AFC Cup 2018, Persija masih memimpin klasemen Grup H. Namun, mereka memiliki poin yang sama dengan dua tim lain di bawah, Song Lam Nghe An dan Johor Darul Ta'zim.

Untuk segera mengamankan tiket ke babak sistem gugur, Macan Kemayoran harus menang dari Johor Darul Ta'zim. Selain itu, Persija tentu berniat membalas dendam. Satu-satunya kekalahan mereka di level Asia musim ini terjadi di Stadion Tan Sri Dato Haji Hassan Yunos, kandang Johor Darul Ta'zim. Ketika itu Persija kalah dengan skor 3-0.

Bertarung Demi Indonesia

Namun persiapan Persija menjelang laga ini kurang memuaskan. Jumat (6/4) lalu, tim asuhan Stefano Cugurra alias Teco kalah dari PSMS dengan skor 3-1. Dalam pertandingan tersebut, Macan Kemayoran tidak menurunkan Ismed Sofyan, plus hanya memainkan Addison Alves dan Ramdani Lestaluhu dari bangku cadangan.

Tuan rumah masih bakal memasang Marko Simic sebagai ujung tombak. Daripada menduetkannya dengan Rudi Widodo, Teco kemungkinan memilih Addison. Opsi lain untuk rotasi adalah memakai Bambang Pamungkas atau Gunawan Dwi Cahyo sebagai penyegaran.

Media officer Persija, Eko Yudono menyebutkan, Persija akan bertarung habis-habisan untuk mengobati kekecewaan setelah dipukul PSMS. Selain itu, semangat Macan Kemayoran akan terbakar karena di laga ini mereka tidak hanya perwakilan Jakarta, tetapi Indonesia.

"Persija di AFC Cup adalah representasi Indonesia bukan hanya DKI Jakarta. Untuk itu, semangat juang dan kerja keras tentunya harus dikedepankan. Kerja keras hingga peluit akhir plus injury time adalah cara terbaik untuk menuntaskan laga," kata Eko dikutip dari laman resmi klub.

Sementara itu, Johor Darul Ta'zim datang dengan cataan tidak terkalahkan dalam enam partai terakhir. Meskipun pada Jumat (6/4) JDT hanya bermain imbag dengan Pahang 0-0, tim tamu tetaplah berbahaya. Mereka akan mengandalkan Muhamad Safawi yang mengemas empat gol dalam tiga pertandingan pamungkas.

Lini tengah Johor Darul Ta'zim bakal berpengaruh besar untuk laga ini. Selain kapten tim Safiq Rahim, masih ada Natxo Insa dan Hariss Harun yang akan bertarung melawan barisan gelandang tuan rumah.

Jika Persija gagal menaklukkan JDT, kerugian besar akan mendera Macan Kemayoran. Andai yang terjadi seri, maka secara head to head, Macan Kemayoran akan kalah dari sang Macan Selatan. Jika kalah, peluang untuk lolos sangat bergantung pada hasil pertandngan lain.

Persija memang tidak dalam kondisi terbaik untuk menghadapi Johor Darul Ta'zim. Namun di saat kebutuhan menang semakin mendesak, dan bayang-bayang kekalahan 3-0 di Malaysia membekas, tidak ada jalan lain untuk Persija kecuali menaklukkan sang macan lain dari negeri sebelah.

Perkiraan Susunan Pemain

Persija: Andritany Ardhyasa; Ismed Sofyan, Jaimerson, Vava Mario Yagalo, Rezaldi Hehanusa; Rohit Chand, Ramdani Lestaluhu, Sandi Sute; Riko Simanjuntak, Marko Simic, Addison Alves

Johor Darul Ta'zim: Mohd Farizal; Marcos Alonso, La'Vere Corbin-Ong, Azrif Nasrulhaq, Fadhli Shas; Hariss Harun, Natxo Insa, Gonzalo Cabrera, Safiq Rahim; Ahmad Hazwan, Muhamad Safawi

Baca juga artikel terkait PIALA AFC 2018 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Reporter: Fitra Firdaus
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus