Menuju konten utama

Prediksi IHSG Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BCA hingga BNI

IHSG diprediksi menanjak pada sesi perdagangan pagi ini, Kamis (4/8/2022). Analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan beli.

Prediksi IHSG Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BCA hingga BNI
Seorang karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (7/3/2018). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menanjak pada sesi perdagangan pagi ini, Kamis (4/8/2022). Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada rentang 6.789 sampai dengan 7.074.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat pada sesi perdagangan Rabu kemarin. Indeks berada di level 7.046 (+0,84 persen) dari penutupan perdagangan sebelumnya.

"Hari ini IHSG berpotensi menanjak," kata CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya dalam riset harian.

William mengatakan, kondisi perekonomian dalam negeri terlihat masih cukup stabil, tercermin dari data perekonomian yang telah terlansir. Hal ini didukung oleh mulai bermunculan laporan kinerja emiten sepanjang semester pertama yang memperlihatkan kondisi membaik.

"Ini dapat menopang pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujarnya.

Berikut ini beberapa rekomendasi dari Yugen Bertumbuh Sekuritas, untuk saham-saham berpotensi dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya adalah:

- UNVR

- HMSP

- GGRM

- ASRI

- TBIG

- PWON

- BBCA

- BBNI

- BBRI

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper menambahkan, ada beberapa saham layak dicermati pada perdagangan hari ini. Dia pun rekomendasikan SMRA Summarecon Agung, Tbk dengan target price 655 - 670, entry level 610 - 625, dan stop loss 600.

"Bergerak dalam rentang penguatan jangka pendek," jelasnya.

Selain SMRA, Dennies juga rekomendasikan saham milik MIKA Mitra keluarga Karyasehat, Tbk dengan target price 2 690 - 2 730, entry level 2.580 - 2.620, dan stop loss 2.550.

Disclaimer: Artikel ini merupakan rekomendasi dan analisis saham dari analis sekuritas yang bersangkutan, bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Tirto tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Apabila akan membeli/menjual saham, pelajari lebih teliti dan tiap keputusan ada di tangan investor.

Baca juga artikel terkait PREDIKSI IHSG atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang