Polri: Target Vaksinasi Massal 1 Juta Orang Serentak se-Indonesia

Oleh: Adi Briantika - 26 Juni 2021
Dibaca Normal 1 menit
Mabes Polri menggelar vaksinasi COVID-19 massal serentak se-Indonesia dengan target 1 juta penerima.
tirto.id - Menyambut Hari Bhayangkara ke-75 dan menerapkan target pemerintah, Mabes Polri menggelar vaksinasi COVID-19 massal serentak se-Indonesia dengan target 1 juta penerima, pada Sabtu (26/6).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut bakal dilakukan di seluruh markas kepolisian daerah. "Target pelaksanaan vaksinasi 1 juta (orang), jumlah vaksinatornya 54.482 dan pelaksanaannya di 34 Polda yakni 4.504 titik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

Dengan target satu juta penerima vaksin diharapkan tercipta kekebalan komunal. Namun, polisi tetap mengimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. "Tentunya diharapkan tercapai herd immunity di lingkungan masyarakat," jelas Argo.

Polri juga menggelar Bakti Sosial serentak sebanyak dengan membagikan 272.662 paket sembako, 200.000 masker, dan 40.000 penyanitasi tangan. Baksos berlangsung 25 Juni-9 September 2021, serta mengadakan donor darah, donor plasma konvalesen, operasi katarak dan bibir sumbing, pengobatan massal, dan pelayanan penerbitan SIM bagi masyarakat yang berulang tahun pada 1 Juli.

Selain itu, ketika meninjau vaksinasi massal bagi para pelaku sektor keuangan di Tennis Indoor Senayan, 16 Juni lalu, Presiden Jokowi kembali mengingatkan program vaksinasi massal dilakukan dalam rangka mengejar kekebalan komunal.

Dia berharap vaksinasi massal dilakukan cepat, termasuk di sektor lain sehingga penyebaran COVID-19 bisa segera dicegah. Selanjutnya ia kembali menyinggung soal program vaksinasi.

"Target kami nanti di awal Juli, kalau sebelumnya 500 ribu, di awal Juli sudah harus mencapai 1 juta per hari. Dengan percepatan ini, sekali lagi kami harapkan bisa mengurangi penyebaran Covid," kata Jokowi.

Kasus COVID-19 di Indonesia terus meroket mengakibatkan keterisian rumah sakit mulai penuh, bahkan di DKI Jakarta semua RS ruangan IGD dialihkan menjadi tempat isolasi COVID. Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menilai, krisis ini tidak akan berakhir hingga akhir Juli 2021.

Pemerintah juga terus menggenjot vaksinasi. Total per hari ini sudah ada 25.482.036 orang mendapat satu suntikan vaksin dan 12.912.623 orang mendapat vaksin secara penuh. Jumlah itu bahkan belum memenuhi 10 persen populasi Indonesia. Padahal, menurut Dicky, hasil dari vaksinasi baru akan terasa jika sudah 50 persen populasi mendapat vaksin.


Baca juga artikel terkait VAKSINASI MASSAL atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Maya Saputri
DarkLight