Polri dan Polisi Malaysia Periksa Saksi Kasus Surat Suara Tercoblos

Oleh: Adi Briantika - 14 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
Polri bersama kepolisian Malaysia memeriksa sejumlah saksi untuk menginvestigasi kasus surat suara tercoblos.
tirto.id - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Polis Diraja Malaysia (PDRM) melakukan investigasi gabungan guna mengusut kasus surat suara Pemilu 2019 yang tercoblos di Selangor, Malaysia.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan penyidik Polri dan PDRM kini sedang memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui penemuan surat suara tercoblos itu.

“Polisi memeriksa para pihak yang ada di video [penemuan surat suara tercoblos], pada prinsipnya semua masih investigasi bersama antara PDRM dengan Polri,” ujar Dedi di Hall Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/4/2019).


Dedi menambahkan Kelompok Panitia Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) seperti KPU Luar Negeri dan Panitia Pengawas Pemilu Luar Negeri di Malaysia juga akan diperiksa.

Selain itu, kata dia, Caleg Partai Nasdem yang namanya tercoblos di surat suara itu, Davin Kirana kemungkinan juga akan diperiksa.

Dua warga negara Indonesia, yang membuat laporan kepolisian ihwal peristiwa penemuan surat suara tercoblos, itu juga akan diperiksa.

Namun, Dedi menyatakan hasil temuan investigasi sementara tersebut belum bisa disampaikan ke publik.

“Besok akan dibuat suatu kesimpulan sementara hasil pemeriksaan para pihak dan analisis barang bukti yang ditemukan di lapangan,” jelas dia.


Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan kembali mengirim tim ke Malaysia untuk mengecek lokasi penemuan surat suara yang tercoblos.

"Rencananya Minggu [hari ini] kami kembali ke Malaysia untuk melakukan pengecekan ke lokasi ditemukannya surat suara," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Sabtu kemarin.

Ratusan ribu surat suara tercoblos ditemukan di kawasan Selangor, Malaysia pekan ini. Video yang merekam peritiwa penemuan surat suara tercoblos itu sempat tersebar luar di media sosial.

Panwaslu Kuala Lumpur sudah memastikan bahwa surat suara tercoblos yang ditemukan di dua lokasi adalah asli. Temuan itu semula didasari laporan dari para relawan pendukung Prabowo-Sandiaga.

Surat suara yang ditemukan telah tercoblos merupakan logistik untuk pemilihan yang memakai metode pengiriman via pos ke alamat WNI di Malaysia.

Menurut anggota Bawaslu RI, Mochamad Afifudin tercatat ada 319.293 WNI di Malaysia mencoblos dengan metode pengiriman lewat pos. Sementara 112.536 orang lewat kotak suara keliling, dan 127.044 WNI lainnya mencoblos di TPS luar negeri.


Baca juga artikel terkait PEMILU 2019 atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Politik)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Addi M Idhom