Menuju konten utama

Polisi Masih Selidiki Penyebab Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Polisi memperluas wilayah penyelidikan hingga ke Bali, Banyuwangi dan Blitar.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut
Ilustrasi pembunuhan. YOUTUBE

tirto.id - Penyebab terbunuhnya mantan Wakil Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara, Agus Samad, masih belum diketahui setelah dilakukan penyelidikan sekitar 1,5 bulan. Penyelidikan polisi kini berlanjut ke daerah Bali, Banyuwangi, dan Blitar.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera. Menurutnya, penyelidikan makin meluas untuk mengetahui apakah penyebab kematian Agus bunuh diri atau pembunuhan.

"Kami coba dari berbagai sisi, baik secara doktoral forensik maupun juga dari laboratorium forensik. Beberapa hal yang kami lakukan ternyata belum cukup untuk menyatakan penyebab kematian eks Wakapolda Sumut," kata Frans saat dihubungi Tirto, Selasa (3/4/2018).

Frans menegaskan, kematian Agus memang agak rumit. Agus meninggal tergantung di taman belakang dengan kaki terikat tali rafia menyambung ke pagar lantai 3 rumahnya. Di dalam ruang makan ada bercak darah berjarak 10 meter dari lokasi mayat korban.

Sejauh yang diketahui polisi, korban meninggal karena tulang rusuk patah, tetapi bukan karena racun. Penyebab patahnya tulang rusuk tersebut masih belum diketahui. Demi mengetahui hal itu, polisi melakukan penyelidikan hingga kota di luar Malang, lokasi korban meninggal dunia.

"Untuk menunjukkan polisi tidak tergesa-gesa, untuk memastikan yang bersangkutan dibunuh atau bunuh diri. Karena kasusnya agak rumit. Jadi kami menelusuri untuk mendapatkan kepastian atas apa yang sudah kami dapatkan. Ada satu lagi data yang belum keluar, data Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) dari Mabes Polri," katanya lagi.

Namun, Frans menutup mulut ketika ditanya kerumitan apa yang dihadapi polisi. Ia juga tak mau menerangkan lebih detail alasan apa yang membawa penyelidikan hingga ke luar kota.

"Ke Blitar, Banyuwangi, dan Bali untuk kepentingan penyelidikan internal. Kami tidak bisa sampaikan itu ke publik karena memang ini menyangkut tentang yang bersangkutan, pemeriksaan saksi-saksi yang dekat dengan beliau," ujarnya lagi.

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Hukum
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Dipna Videlia Putsanra