Menuju konten utama

Polda Jabar Menyatakan Angka Laka Lantas Menurun Drastis

Kasus kecelakaan lalu lintas kebanyakan terjadi karena kondisi rem, pengemudi, mesin, dan kecerobohan pengemudi saat menyalip dan tidak menjaga jarak aman.

Polda Jabar Menyatakan Angka Laka Lantas Menurun Drastis
Kendaraan melintas di jalan tol fungsional (tol darurat) Brebes Timur-Pemalang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (1/7). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

tirto.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat pada Operasi Ramadniya 2017 angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di wilayah hukumnya menurun drastis dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tahun ini terjadi 41 kasus laka lantas atau menurun 51 persen dibandingkan 2016 dengan jumlah 83 kasus," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus dalam siaran persnya, Minggu (2/7/2017) dilansir dari Antara.

Yusri Yusuf menyatakan data tersebut terhitung sejak H-6 hingga H+6 Idul Fitri 1438 Hijriyah. Adapun rinciannya yakni pada Operasi Ramadniya 2017 sebanyak 11 orang korban meninggal dunia, luka berat sebanyak 10 orang dan luka ringan 64 orang.

Sementara itu, di Operasi Ramadniya 2016 sebanyak 34 orang meninggal dunia (turun 68 persen pada 2017), luka berat 29 orang (turun 66 persen) dan luka ringan sebanyak 107 persen (turun 40 persen)

Profesi pekerja swasta mendominasi korban kecelakaan lalu lintas dengan jumlah 25 orang disusul wiraswasta 14 orang. Selanjutnya, berdasarkan usia korban rata-rata berada di 20 hingga 29 tahun.

"Kasus kecelakaan lalu lintas ini masih didominasi kendaraan roda dua dengan jumlah kasus sebanyak 39 kasus, Minibus enam kasus, medium bus dua kasus sisanya kendaraan jenis pick up dan mini truk," tambahnya.

Yusri mengatakan kasus kecelakaan lalu lintas ini terjadi mayoritas disebabkan kondisi rem, pengemudi dan mesin selain itu kecerobohan pengemudi saat menyalip dan tidak menjaga jarak aman.

Lanjut dia, menurunnya angka kasus kecelakaan lalu lintas ini juga berkat kerjasama seluruh pihak baik anggotanya maupun petugas lain dari TNI, dinas perhubungan, unsur pemerintahan, serta relawan lainnya.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK atau tulisan lainnya dari Yulaika Ramadhani

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Yulaika Ramadhani
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani