Pilihan Metode Persalinan yang dapat Mengurangi Rasa Sakit

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 19 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Banyak metode persalinan yang dapat meminimalisasi rasa sakit saat melahirkan.
tirto.id - Rasa nyeri umumnya dialami setiap perempuan saat persalinan baik secara normal maupun operasi caesar. Untuk menghindari hal tersebut, biasanya beragam cara dilakukan seperti senam, dengan obat bius, maupun mitos sering jalan kaki yang dikatakan dapat memperlancar proses persalinan normal.

Banyak perempuan yang mengalami kekhawatiran akan persalinan yang menyakitkan. Karena itu, sekarang banyak metode persalinan yang dapat meminimalisasi rasa sakit saat melahirkan. Berikut beberapa metode persalinan yang dapat menjadi rekomendasi untuk para perempuan.

  • Anestesi Intratekal
Metode ini prosedurnya hampir sama dengan anestesi epidural yang merupakan obat bius untuk menghilangkan rasa nyeri sementara waktu. Bedanya, anestesi intratekal ini memiliki dosis lebih rendah yang terdiri dari 0,025 mg fentanyl, 2,5 mg bupivacaine, 0,25mg morfin.

Sebagaimana dikutip dari NCBI, Fentanyl dipilih karna proses kerjanya yang cepat yaitu 5 menit. Selain itu dengan fentanyl akan mempercepat proses pembukaan dan mempersingkat tahap persalinan pertama.

Bupivacaine diberikan untuk membantu mengatasi nyeri somatic dalam persalinan tahap kedua dan morfin untuk memperpanjang anestesi yang lebih efektif daripada efinerfin.

Dosis anestesi intratekal ini biasanya hanya bertahan sekitar 4 jam, jadi tidak direkomendasikan untuk persalinan dalam waktu yang lama.

Anestesi jenis ini memiliki efek samping yang akan membuat pasien merasa gatal–gatal dan mual. Efek samping ini bisa diobati dengan obat secara diminum, intramuscular atau intravena. Sedangkan untuk mengatasi mual, pasian akan diberikan 12,5 mg sampai 25 mg obat naltrexone.

  • Hypnobirthing
Hypnobirthing, seperti ditulis Mayo Clinic, adalah metode persalinan dengan menggunakan teknik self-hypnosis dan relaksasi. Teknik ini bertujuan untuk membantu perempuan merasa siap secara fisik, mental, dan spiritual.

Selain itu, self-hypnosis juga dapat mengurangi kesadarannya akan ketakutan, kegelisahan, dan rasa sakit saat proses melahirkan.

Menurut para ahli, self–hypnosis ini sudah ada selama berabad–abad dalam persalinan. Dalam tiga dekade terakhir, kelas teknik tersebut baru mulai berkembang di bawah program yang berbeda seperti “HypnoBirthing–The Mongan Method,” “Hypnobabies,” “The Leclaire Hypnobirthing Method,” dan “Hypbirth.”

Kelas hypnobirthing ini pada umumnya mengajarkan untuk berlatih teknik pernapasan dan menggunakan kombinasi antara musik, visualisasi, pikiran dan kata–kata yang positif untuk merilekskan tubuh dan mengendalikan sensasi dalam persalinan.

Terlepas dari program kelas, hypnobirthing ini bertujuan memudahkan dalam proses persalinan. Namun, menurut pendiri HypnoBirthiing, Marie Mongan, “kami menyadari bahwa persalinan itu tetap beresiko.”

Sebagai ahlii hipnoterapi dan hypnoanesthesiologist, dia mengatakan secara fisik mustahil bagi tubuh untuk rileks. Untuk mengganti rasa takut dengan relaksasi tersebut juga dibutuhkan oksitosis, hormone tenaga kerja yang disebut prostaglandin, dan endorphin untuk mengendurkan otot serta menciptakan rasa nyaman.

Dilansir dari WebMD, seorang bidan perawat, Megan Sapp, mengatakan praktiknya yang berbasis di Maryland melihat sekitar 40 persen pasien dengan teknik hypnobirthing melahirkan secara tenang dan cenderung menguras tenaga yang lebih sedikit dibanding dengan metode lain.

  • Entonoks
Metode lain untuk mengurangi nyeri yaitu dengan menggunakan anestesi Entonoks. Entonoks merupakan campuran gas oksigen dan nitro oksida (N20) yang dapat dihirup melalui masker.

Prosesnya, saat melahirkan masker akan diletakkan di wajah untuk pasien hirup dalam–dalam secara perlahan. Gas tersebut akan masuk ke paru-paru kemudian ke otak dan memengaruhi saraf nyeri di otak sehingga dapat mengurangi rasa sakit yang dirasakan pasien.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan, perempuan yang melahirkan dengan metode entonoks memiliki tingkat kepuasan yang tinggi. Hasil penelitian juga menunjukkan Entonoks memberikan efek yang signifikan dalam mengurangi rasa sakit saat melahirkan.


Baca juga artikel terkait PERSALINAN atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - )

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight