Menuju konten utama

Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Penajam Paser Utara

BPBD mengklaim sudah tidak terdapat potensi munculnya titik api di lokasi karhutla, karena tim sudah melakukan pengecekan secara saksama.

Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Penajam Paser Utara
Ilustrasi kebakaran hutan. FOTO/Istockphoto

tirto.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Daerah itu diketahui telah ditetapkan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Saat ini, api telah berhasil dipadamkan oleh personel gabungan. "Karhutla yang berhasil dipadamkan oleh tim hari ini adalah karhutla yang terjadi di RT 02, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, PPU," ujar Kepala Pelaksana BPBD PPU, Marjani dikutip dari Antara, Minggu (12/6/2022).

Marjani mengatakan, material yang terbakar di lahan tersebut merupakan rumput dan dedaunan kering. Sementara area yang terbakar terdiri dari tiga titik dan tidak sempat meluas, karena tim gabungan langsung melokalisir api.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, karhutla terjadi pada Sabtu 11 Juni 2022 pukul 14.30 WITA. Beberapa menit kemudian atau pukul 14.48, tim langsung meluncur ke lokasi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.

"Setelah laporan masuk, Pusdalops BPBD PPU langsung meluncur ke lokasi sambil berkoordinasi dengan semua unsur terkait untuk melakukan pemadaman. Tim melakukan pemadaman secara manual pada titik api menggunakan ranting pohon," terang Marjani.

Secara keseluruhan, katanya, saat ini sudah tidak terdapat potensi munculnya titik api di lokasi karhutla, karena tim sudah melakukan pengecekan secara seksama terhadap kemungkinan yang dapat memicu kebakaran di lokasi tersebut.

Sedangkan personel di lapangan yang turut memadamkan api adalah dari Pusdalops BPBD, Dinas Pertanian PPU, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Penajam, dan warga setempat.

"Terima kasih kepada semua pihak yang turut memadamkan karhutla. Sedangkan untuk mencegah agar tidak terjadi karhutla, kami mohon partisipasi warga, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, kemudian tidak membakar sesuatu di lahan yang mudah terbakar," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait KARHUTLA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Fahreza Rizky