Menuju konten utama

Pesan Jokowi untuk Prabowo: "Mari Hargai Kehendak Rakyat"

Jokowi meminta Prabowo menghargai hasil pemilu karena itu adalah kehendak rakyat. 

Pesan Jokowi untuk Prabowo:
Calon Presiden inkumben Joko Widodo mendeklarasikan kemenangan di pemilihan presiden periode 2019-2024, di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Johor Baru, Jakarta Pusat, Selasa, (21/5/2019). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Joko Widodo memberikan pesan kepada pesaingnya, Prabowo Subianto, di kampung deret, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). Jokowi bilang semua sudah selesai, dan sebaiknya Prabowo menerima keputusan itu.

"Rakyat dewasa dalam berdemokrasi, telah berkehendak, dan itu adalah kedaulatan rakyat, dalam bentuk pemilu 17 april lalu," kata Jokowi yang didamping Ma'ruf Amin, wakilnya, yang sama-sama mengenakan pakaian putih.

Pernyataan ini dilontarkan setelah Jokowi mempersilakan wartawan untuk bertanya. Kemudian awak media meminta Jokowi memberi pesan ke Prabowo. Selain kalimat di atas, Jokowi juga bilang semua hasil itu perlu dihargai.

"Kehendak rakyat yang telah dilaksanakan, marilah kita hargai. Itulah yang namanya dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam melaksanakan pemilu," katanya.

Pernyataan ini kontras dengan apa yang dikatakan Prabowo di rumahnya di Jakarta Selatan. Dia menegaskan akan tetap menolak hasil pilpres yang telah diumumkan KPU Selasa dini hari tadi. Alasannya: terlalu banyak kecurangan.

"Seperti yang pernah disampaikan pada pemaparan kecurangan Pemilu 2019, pasangan calon 02 tidak akan menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU selama penghitungan tersebut bersumber pada kecurangan," ucap Prabowo.

Dalam rekapitulasi yang dilakukan KPU, pasangan nomor urut 01 memperoleh suara 85.607.362 atau sekitar 55,50 persen. Jokowi-Ma’ruf mengungguli Prabowo-Sandiaga dengan selisih suara sebanyak 16.957.123. Perolehan suara Prabowo-Sandiaga hanya 68.650.239 suara.

Adapun jumlah suara sah yang dibacakan KPU mencapai 154.257.601.

Sebagai pembanding, pada 2014, Jokowi yang ketika itu berpasangan dengan Jusuf Kalla meraih 70.633.594 suara atau lebih banyak 8.421.389 suara dari Prabowo-Hatta Rajasa, yang meraih 62.576.444 suara.

Total suara sah ketika itu mencapai 132.896.438 suara.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Politik
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Rio Apinino