Perusahaan Cina Berminat Investasi Listrik di Kalimantan Utara

Oleh: Abdul Aziz - 22 Oktober 2017
Tim dari Gezhouba Group Internasional Engineering Co.Ltd berjanji akan berkunjung ke Provinsi Kaltara untuk melakukan survei pada 22-24 Oktober 2017.
tirto.id - Perusahaan asal Cina, Gezhoiba Group menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan investasinya di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Mereka tertarik menanamkan modalnya di sektor kelistrikan, serta pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) di Mangkupadi Kabupaten Bulungan.

Ketertarikan itu ditindaklanjuti dengan pertemuan antara Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie dengan Vice President China Gezhouba Group Internasional Engineering Co. Ltd, Mrs Ma Yingying pada Rabu malam (18/10/2017).

Irianto Lambrie mengatakan, hasil pertemuan singkat itu diperoleh keinginan perusahaan asal Tirai Bambu ini untuk berinvestasi di Kaltara. Perusahaan asal Cina ini, kata Irianto, telah berpengalaman membangun bendungan PLTA terbesar di dunia "Three Georges".

Bendungan PLTA yang dibangun tersebut mampu menghasilkan daya sebesar 22.500 mega watt (MW) dengan pendapatan dari penjualan listrik rata-rata USD20 juta per hari.

Irianto menambahkan, perusahaan asal Cina ini juga bergerak pada bidang infrastruktur, konstruksi dan industri. Karena itu, kata Irianto, mereka juga berminat berinvestasi di KIPI Mangkupadi yang masuk skema OBOR-BRI kerja sama ekonomi Indonesia-Tiongkok.

Pada kesempatan itu, tim dari Gezhouba Group Internasional Engineering Co.Ltd berjanji akan berkunjung ke Provinsi Kaltara untuk melakukan survei atau penjajakan awal pada 22-24 Oktober 2017.

Keinginan investor ini membangun Provinsi Kaltara mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat setempat agar bisa maju dan berkembang kesejahteraannya.

Baca juga artikel terkait INVESTASI ASING atau tulisan menarik lainnya Abdul Aziz
(tirto.id - Ekonomi)

Sumber: antara
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Abdul Aziz