Menuju konten utama

Pertamina Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Saat Ramadan & Idulfitri

Pertamina sebut per 3 April kemarin, stok elpiji berada di posisi 16,3 hari atau 23.238 metrik ton per hari.

Pertamina Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Saat Ramadan & Idulfitri
Karyawan melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) kendaraan konsumen di SPBU Coco Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (20/2/2020).ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

tirto.id - PT Pertamina (Persero) memastikan kebutuhan elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) selama Ramadan dan Idulfitri 2022 dalam kondisi aman dan cukup. Kepastian itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI.

"Pada dasarnya stok LPG dan BBM saat ini itu sangat aman," Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution dalam paparannya, Rabu (6/4/2022).

Alfian menyebut, hingga per 3 April kemarin, stok elpiji berada di posisi 16,3 hari atau berada di 23.238 metrik ton per hari. Sementara untuk BBM jenis pertalite berada di 16,5 hari atau 72.388 kiloliter (kl) per hari.

Selanjutnya, stok pertamax juga masih cukup sampai 37 hari ke depan, dengan kebutuhan 21.744 kl per hari. Pertamax Turbo 61 hari (81.705 kl per hari), Dexlite 2,4 hari (2.432 kl per hari.

"Namun Dexlite ini merupakan komponen nantinya dia di-blending antara solar dan pertamina dex, di mana pertamina dex-nya posisinya 24 hari (1.185 kl per hari) serta avtur 33 hari (8.618 kl per hari)," ujarnya.

"Jadi secara umum kondisi stok hari ini adalah aman," sambung Alfian.

Di sisi lain, Pertamina juga memproyeksikan terjadinya kenaikan volume penggunaan LPG dan BBM selama periode Ramadan dan Idulfitri. Untuk LPG kenaikan diperkirakan mencapai 3 persen, dari 23.238 metrik ton per hari menjadi 26.338 metrik ton per hari.

"Yang tingginya nanti itu di pertalite 11 persen menjadi 71.406 kl per hari," katanya.

Sementara itu, untuk jenis BBM lainnya seperti pertamax, pertamax turbo, solar, dexlite dan dex masing-masing akan mengalami penurunan konsumsi.

Baca juga artikel terkait BBM atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Abdul Aziz