Menuju konten utama

Perkuat Perlindungan Pelaksanaan PTM, Vaksinasi Remaja Dipercepat

Hingga 27 Oktober 2021, baru sekitar 14,5% dari sasaran vaksinasi kelompok remaja yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama

Perkuat Perlindungan Pelaksanaan PTM, Vaksinasi Remaja Dipercepat
Sejumlah pelajar mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan di SD Negeri 064979, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (1/11/2021). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/wsj.

tirto.id - Pemerintah mendorong satuan pendidikan di wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Untuk terus mendukung PTM terbatas ini, pemerintah meminta pihak sekolah dan orang tua mengawasi protokol kesehatan, serta memastikan anak untuk segera melakukan vaksinasi.

“Vaksinasi remaja atau kelompok usia 12 - 17 tahun harus kita percepat karena sangat penting untuk memberikan perlindungan dan rasa aman dalam pelaksanaan PTM terbatas. Diharapkan para orang tua dan sekolah bisa berpartisipasi aktif untuk mendorong vaksinasi bagi anak mereka yang sudah berusia di atas 12 tahun,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021)

Hingga 27 Oktober 2021, baru sekitar 14,5% dari sasaran vaksinasi kelompok remaja yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, sedangkan vaksinasi dosis lengkap sudah mencapai 11,7% sasaran. Adapun, secara total sudah lebih dari 115 juta warga Indonesia yang mendapatkan dosis pertama dan 70 juta di antaranya telah mendapatkan dosis lengkap.

Johnny mengatakan bahwa percepatan vaksinasi remaja perlu dukungan besar dari orang tua. Para orang tua segera diharapkan dapat mengantar dan membantu anak-anaknya mendatangi sentra vaksinasi atau fasilitas layanan kesehatan untuk melakukan vaksinasi.

Menurutnya vaksinasi terbukti dapat mengurangi risiko sakit berat jika terinfeksi vírus COVID-19. Ia menegaskan, vaksin yang beredar di Indonesia juga aman dan selalu dalam pengawasan pemerintah. Vaksinasi dinilai sangat penting untuk melindungi para remaja terutama saat melakukan PTM terbatas.

“Oleh karena itu, untuk semua adik-adik kita yang sudah memenuhi syarat, tidak perlu ragu lagi untuk mendapatkan vaksin. Dengan perlindungan dari vaksin, para remaja bisa meminimalisasi risiko penularan COVID-19 baik di sekolah, di perjalanan, maupun di rumah masing-masing,” kata Johnny.

Pemerintah telah menyatakan, PTM terbatas perlu dilaksanakan agar generasi penerus bangsa tidak kehilangan kualitas pendidikan yang baik. Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek Sri Wahyuningsih dalam Dialog Media Center FMB 9 - KPCPEN, Selasa (26/10/2021) mendorong agar sekolah-sekolah di wilayah penerapan PPKM Level 1-3 melaksanakan PTM terbatas.

Sri Wahyuningsih juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan bagi setiap insan pendidikan, sebagai salah satu kunci kelancaran PTM terbatas.

Banner BNPB Info Lengkap Seputar Covid19

Banner BNPB. tirto.id/Fuad

Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan lainnya dari Irwan Syambudi

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Maya Saputri