Perbedaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila & Upacara 17 Agustus

Penulis: Yonada Nancy, tirto.id - 1 Okt 2022 09:00 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Ada perbedaan antara upacara saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan upacara bendera Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus.
tirto.id - Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Tahun ini, hari nasional itu jatuh pada Sabtu (1/10/2022). Sudah menjadi tradisi di Indonesia untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan melakukan upacara.

Namun, ada perbedaan antara upacara saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan upacara bendera Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus. Perbedaan itu terlihat dari tata cara serta prosesi yang dilaksanakan selama upacara berlangsung.

Tahun ini, pedoman dan tata cara upacara Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pedoman tersebut berisi panduan yang bisa diikuti penyelenggara upacara pada tingkat pusat, daerah, dan satuan pendidikan selama peringatan Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022.

Beda Upacara Hari Kesaktian Pancasila dengan Upacara 17 Agustus


Upacara Hari Kesaktian Pancasila memang berbeda dengan upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Selain perbedaan momen yang diperingati, prosesi kedua jenis upacara juga sedikit berbeda.

Salah satu yang membedakan adalah tidak adanya prosesi pengiringan bendera Merah Putih oleh Paskibraka dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila .

Pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila, bendera Merah Putih sudah dikibarkan saat persiapan, bukan saat acara upacara. Selanjutnya, acara akan diisi dengan mengheningkan cipta, pembacaan naskah-naskah, dan doa.

Hal ini merujuk pada makna di balik Hari Kesaktian Pancasila itu sendiri. Hari Kesaktian Pancasila dibuat untuk memperingati masyarakat indonesia soal ideologi Pancasila yang tak bisa digantikan oleh paham apapun.

Hari nasional ini dibuat setelah terjadi peristiwa Gerakan 30 September (G30S) PKI. Peristiwa kelam di Indonesia yang terjadi pada 1965-1966 dan menewaskan 7 perwira Angkatan Darat yang kini diangkat sebagai pahlawan revolusi.

Berkaitan dengan peristiwa itu, setiap tanggal 30 September masyarakat Indonesia akan mengibarkan bendera Merah Putih akan setengah tiang. Sedangkan, di tanggal 1 Oktober bendera akan dinaikkan secara penuh.

Ketentuan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022

Ketentuan pelaksanaan Hari Kesaktian Pancasila disesuaikan dengan pelaksanaan upacara pada tingkat pusat, daerah, atau satuan pendidikan.

Pada tingkat pusat, upacara Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur mulai pukul 08.00 WIB.

Di tingkat daerah, yaitu provinsi dan kabupaten/kota akan dilaksanakan di kantor perwakilan lembaga daerah pada pukul 08.00 waktu setempat. Sedangkan, di tingkat satuan pendidikan upacara bisa diselenggarakan di satuan pendidikan terkait tanpa ketentuan batas waktu.

Rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila di tingkat pusat juga lebih kompleks dengan melibatkan presiden, dewan perwakilan, dan menteri-menteri. Acara pada tingkat pusat meliputi peniupan terompet sebanyak dua kali, persembahan lagu-lagu, pembacaan naskah-naskah dan ikrar, penyampaian doa, dan penutupan acara.

Sedangkan pada tingkat daerah dan satuan pendidikan rangkaian upacara yang ditetapkan oleh Kemendikbud adalah sebagai berikut:

  1. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara.
  2. Laporan Komandan Upacara bahwa upacara siap.
  3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara.
  4. Pembacaan Teks Pancasila.
  5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
  6. Pembacaan Naskah Ikrar.
  7. Pembacaan Naskah Doa.
  8. Andhika Bhayangkari (menyesuaikan).
  9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai.
  10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara.
  11. Upacara selesai.

Pedoman lengkap mengenai upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022 dapat diunduh pada link berikut:

Link Download Pedoman Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022



Baca juga artikel terkait HARI KESAKTIAN PANCASILA 2022 atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Yonada Nancy
Editor: Yantina Debora

DarkLight