Perang Rusia Terkini: NATO Beri Sinyal akan Rekrut Ukraina

Penulis: Alexander Haryanto, tirto.id - 30 Nov 2022 19:10 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berita perang Rusia-Ukraina hari ini, Rabu, 30 November 2022 atau hari ke-280 invasi.
tirto.id - NATO memberi sinyal akan memasukkan Ukraina ke dalam anggotanya suatu hari nanti. Organisasi aliansi militer banyak negara itu juga berjanji akan mengirimkan lebih banyak lagi bantuan kepada pasukan Ukraina dalam melawan Rusia.

Seperti diberitakan The Guardian, mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev telah memberi peringatan kepada NATO agar tidak memberikan Ukraina sistem pertahanan rudal Patriot.

“Jika, seperti yang diisyaratkan oleh [sekjen NATO Jens] Stoltenberg, NATO akan memasok sistem Patriot kepada kaum fanatik Ukraina bersama dengan personel NATO, mereka akan segera menjadi target sah angkatan bersenjata kita,” tulis Medvedev di Telegram.


Di sisi lain, operator energi Ukraina mengatakan masih berjuang untuk memulihkan fasilitas energi setelah rusak akibat serangan Rusia.


Situasi Perang Rusia-Ukraina Hari ke-280

Pasukan Ukraina menyerang pembangkit listrik dalam beberapa serangan di wilayah Kursk Rusia pada hari Selasa, 29 November 2022 sehingga menyebabkan beberapa pemadaman listrik.

“Total ada sekitar 11 peluncuran. Pembangkit listrik dihantam,” kata Roman Starovoyt, gubernur wilayah Kursk.

Diberitakan Al Jazeera sebelumnya, setidaknya ada beberapa titik wilayah Ukraina yang menjadi tempat berperang. Presiden Zelenskyy mengatakan, pasukan Rusia menembak 30 pemukiman di wilayah Kherson sebanyak 258 kali dalam seminggu terakhir.

Selain itu, militer Ukraina juga mengatakan, tentara Rusia terus menembaki sasaran utama Bakhmut dan Avdiivka di wilayah Donetsk. Kemudian, Rusia juga membombardir wilayah Kupiansk dan Lyman.

Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu mengatakan, sekitar 3.000 instruktur sedang melatih pasukan Rusia yang akan diterjunkan ke 100 pangkalan militer Rusia dan Belarusia.


Sementara itu, Ukraina telah menahan seorang wakil kepala dewan kota Kherson karena dicurigai membantu dan bersekongkol dengan pasukan Rusia.

“Sekitar 3.000 instruktur sedang melatih pasukan baru di lebih dari 100 pangkalan di negara ini dan di Republik Belarus. Selama dua bulan terakhir, lebih dari 300.000 cadangan, termasuk sukarelawan, telah dilatih,” kata Shoigu seperti dikutip kantor berita Rusia, TASS.

Dia menjelaskan, ada sekitar 8.000 anggota awak kendaraan tempur dan tank, awak artileri dan rudal pertahanan telah dilatih di pusat-pusat pelatihan.

“Anggota layanan telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk menyelesaikan pertempuran dan tugas-tugas khusus baik sendiri maupun sebagai bagian dari detasemen,” tambahnya.


Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight