Penyesuaian Tarif Tol JORR: Transjakarta Belum Niat Tambah Armada

Oleh: Hendra Friana - 18 September 2018
Kepala Humas PT. Transjakarta belum akan menambah jumlah armada Royal Trans, dan akan menyesuaikan dengan kebutuhan.
tirto.id - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PT Transjakarta, Wibowo, mengatakan bahwa jumlah bus premium royal trans rute Bekasi Timur dan Barat ke Thamrin, Jakarta Pusat, baru ada 30 armada.

Namun, kata dia, jumlahnya akan bertambah hingga akhir tahun sebanyak 100 bus sesuai dengan pengadaan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

"Kita pesan sesuai kebutuhan saja, karena ini kan memang awalnya direncanakan untuk mendukung program pembatasan kendaraan di tol Cikampek," ujarnya saat ditemui di kompleks Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Pada tahap awal, pemberlakuan ganjil-genap, sebenarnya telah ada 20 unit bus Royaltrans dengan harga tiket sebesar Rp20.000. Namun, jumlah unitnya ditambah dan harganya dikurangi menjadi Rp10.000 seiring permintaan yang terus meningkat.

Terkait dengan kebijakan penyesuaian tarif tol JORR yang salah satu tujuannya mendorong perpindahan pengguna mobil ke transportasi massal, Bowo mengatakan bahwa belum ada rencana untuk penambahan jumlah armada bus.

Sebab, kata dia, "pengadaan kami sesuaikan dengan kebutuhan. Kalau nanti kebutuhan meningkat, ya pasti akan ada pengadaan tambahan."

Saat ini, ada beberapa keberangkatan dari arah Bekasi menuju Jakarta. Bus Royaltrans yang melalui Tol Bekasi Barat memiliki dua titik tunggu bagi penumpang, yaitu Summarecon Mall Bekasi dan Mega City Bekasi dengan tujuan Plaza Senayan, Kuningan, Podomoro City dan Blok M.

Waktu keberangkatannya bervariasi, bus pertama dimulai pada pukul 05.20 WIB dan bus terakhir pukul 09.10 WIB.

Ada pula bus Royal Trans via Bekasi Barat dengan tujuan Thamrin City yang memiliki dua titik tunggu bagi penumpang, yaitu Taman Galaxi dan Mega City Bekasi. Bus pertama diberangkatkan pada pukul 05.10 WIB, sedangkan bus terakhir pukul 05.50 WIB.


Baca juga artikel terkait TARIF TOL atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yandri Daniel Damaledo