Penyelamatan Jiwasraya Ditarget Selesai Lewat Holding & Investasi

Oleh: Mohammad Bernie - 19 Januari 2020
Kementerian BUMN menargetkan ada dana hingga Rp5 triliun untuk penyelamatan Jiwasraya lewat holding perusahaan asuransi dan investasi dari dalam dan luar negeri.
tirto.id - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengklaim terus bekerja untuk mengembalikan dana nasabah Jiwasraya. Ditargetkan pada Maret 2020 akan ada Rp5 triliun dana siap dicairkan untuk nasabah secara bertahap.

"Jadi bagi para nasabah kita harapkan tetap percaya kami sudah lihat masalahnya. Sekarang kita sudah cari solusinya. Tahapan-tahapannya sudah ada. Jadwalnya juga sudah clear. Semoga apa yang kami kerjaakan mendorong cepat penyelesaian Jiwasraya," kata Arya di Wahid Hasyim, Jakarta Pusat pada Minggu (19/1/2020).

Arya juga menjelaskan pihaknya tengah menggodok dua jalan penyelamatan Jiwasraya. Pertama lewat pembentukan holding asuransi yang ditargetkan bisa mengumpulkan Rp2 triliun untuk nasabah Jiwasraya.

Untuk skema ini, Kementerian BUMN masih terkendala dengan status perusahaan Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) yang berupa Perusahaan Umum.

Arya menyebut, untuk dimasukkan ke dalam holding status perusahaan harus berupa perseroan terbatas (PT). Untuk itu saat ini Kementerian BUMN tengah menggodok peraturan pemerintah (PP) untuk mengubah status Jamkrindo.

Jika ini telah diselesaikan, Kementerian BUMN akan langsung menyiapkan pembentukan PP holding asuransi.

Skema kedua ialah dengan menarik investasi untuk anak perusahaan Jiwasraya, yakni Jiwasraya Putra. Sejauh ini telah ada beberapa perusahaan dari dalam dan luar negeri yang menyatakan ketertarikannya dan telah memasuki tahap due dilligent.

Diharapkan dari skema ini Jiwasraya mendapat suntikan dana Rp3 triliun.

"Jadi kalau kita harapkan nasabah dapat Rp4 triliun udah syukur. Enggak bisa tertanggulangi hampir setengah. Nanti sisanya, kita harapkan kami ingin secepatnya selesai lah," kata Arya.



Baca juga artikel terkait KORUPSI JIWASRAYA atau tulisan menarik lainnya Mohammad Bernie
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Zakki Amali
DarkLight