Menuju konten utama

Penyebab Matinya Ikan-Ikan di Raja Ampat Belum Diketahui

Kematian ikan-ikan itu diduga akibat blooming algae atau adanya nutrisi berlebih dalam perairan sehingga menyebabkan populasi alga menjadi sangat banyak.

Penyebab Matinya Ikan-Ikan di Raja Ampat Belum Diketahui
Ikan-ikan kecil mati mengapung di kawasan destinasi wisata Piaynemo Raja Ampat pada 13 Desember 2020. ANTARA/Masyarakat Raja Ampat.

tirto.id - Matinya ikan-ikan kecil secara mendadak di kawasan wisata Piaynemo Raja Ampat, Papua Barat, belum diketahui penyebab oleh masyarakat maupun lembaga-lembaga konservasi di daerah tersebut.

Para penyelam dan pemerhati lingkungan di Raja Ampat masih menduga bahwa fenomena kematian ikan-ikan kecil secara mendadak tersebut merupakan blooming algae atau adanya nutrisi berlebih dalam perairan sehingga menyebabkan populasi alga menjadi sangat banyak.

Lembaga Konservasi Conservation International Indonesia atau CI yang melakukan program konservasi di Raja Ampat mengatakan fenomena matinya ikan-ikan kecil di kawasan destinasi wisata Piaynemo tersebut harus diteliti lebih lanjut oleh para ahli.

BHS Tourism and Capacity Building Manager Conservation International Indonesia, Meidiarti Kasmidi mengatakan bahwa fenomena matinya ikan-ikan kecil di kawasan Piaynemo Raja Ampat tersebut belum diketahui penyebabnya.

Menurut dia, para pemerhati konservasi di Raja Ampat menduga bahwa kematian ikan-ikan kecil tersebut akibat blooming algae.

Namun, belum pasti dan akan didiskusikan dengan para ahli agar diketahui apa sebenarnya yang menyebabkan kematian ikan-ikan kecil tersebut.

"Jika kematian ikan-ikan kecil itu karena blooming algae, bagaimana solusinya. Dan bila bukan tetapi pencernaan atau racun bagaimana pula cara mengatasinya," ujar Meidiarti saat dihubungi Antara, Senin (21/12/2020).

Dalam kondisi seperti ini, kata dia, masyarakat setempat perlu diedukasi agar tetap menjaga kualitas air dari sampah dan sanitasi yang masuk ke laut.

Baca juga artikel terkait RAJA AMPAT

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan