Penyebab Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi Menurut LSI Denny JA

Oleh: Riyan Setiawan - 2 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan keunggulan Jokowi-Ma'ruf ditunjang oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah penilaian positif dari masyarakat terhadap kinerja Jokowi sebagai presiden.
tirto.id - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyimpulkan terdapat beberapa faktor yang menjadi kunci keunggulan capres-cawapres 01, Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Berdasarkan hasil quick count LSI Denny JA, yang sudah memasukkan 100 persen data survei, Jokowi-Ma'ruf diprediksi memperoleh 55,71 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya meraih dukungan sebesar 44,29 persen.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan faktor penentu keunggulan paslon nomor urut 01 tersebut adalah penilaian positif terhada kinerja Joko Widodo selama menjadi Presiden.

Hasil survei exit poll LSI Denny JA pada 17 April 2019, tingkat approval rating Jokowi mencapai 69,5 persen. Mereka yang menyatakan tidak puas dengan kinerja Jokowi hanya 25,6 persen. Sementara 4,9 persen responden exit poll itu menyatakan tidak tahu.

"Artinya kurang lebih tujuh dari 10 pemilih yang datang ke TPS menyatakan puas dengan kinerja Jokowi sebagai presiden," ujar Ardian di Kantor LSI Denny JA, Jakarta pada Kamis (2/5/2019).


Ardian mengatakan Jokowi memiliki sejumlah program populis yang diketahui luas dan disukai oleh masyarakat.

Sejumlah program itu adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), pembangunan infrastruktur, dana desa, dan beras sejahtera (rastra).

"Program-program ini dikenal rata-rata diatas 70 persen dan rata-rata diatas 60 persen disukai," kata Ardian.


Dia menambahkan Jokowi-Maruf juga memiliki tiga basis pemilih utama dan loyal. Yaitu pemilih minoritas (83,1 persen), pemilih wong cilik (56,4 persen) dan pemilih NU (53,8 persen).

"Keunggulan Jokowi-Maruf di tiga segmen pemilih penting ini menjadi kunci kemenangan di pilpres 2019," ujar dia.

Selain itu, keunggulan Jokowi-Ma'ruf juga ditopang oleh angka golput yang proporsional dari kedua pendukung kandidat.


Berdasar hasil quick count LS Denny JA, angka partisipasi pemilih mencapai 80,76 persen. Artinya, mereka yang tidak menggunakan hak pilih diprediksi hanya 19,24 persen.

Terakhir, Ardian menuturkan kepribadian Jokowi lebih disukai dibandingkan Prabowo. Hampir di seluruh aspek kepribadian, Jokowi dinilai publik lebih unggul dibanding Prabowo.

"Kepribadian tersebut di antaranya Jokowi dinilai lebih jujur, pintar, nasionalis, dan perhatian terhadap rakyat," kata Ardian.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Addi M Idhom
DarkLight