Penyebab Banjir di Tangerang: Kali Angke Meluap, Tanggul Jebol

Reporter: Farid Nurhakim, tirto.id - 17 Jul 2022 09:14 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang dirasakan oleh 701 kepala keluarga.
tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa banjir telah melanda beberapa kecamatan di wilayah Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada Sabtu 16 Juli 2022 dini hari.

Banjir ini terjadi seusai hujan dengan intensitas tinggi serta menyebabkan Kali Angke meluap dan jebolnya tanggul di kawasan Pinang Griya pada pukul 00.50 WIB.

Sejumlah wilayah yang terendam banjir, antara lain di Kelurahan Pedurenan di wilayah Kecamatan Karang Tengah, Kelurahan Sudimara Barat dan Kelurahan Sudimara Selatan di wilayah Kecamatan Ciledug, serta Kelurahan Pinang di Kecamatan Pinang dan Kelurahan Petir pada wilayah Kecamatan Cipondoh.

“Tercatat 701 kepala keluarga terdampak dan 700 unit rumah tergenang banjir dengan ketinggian 30 sampai 150 sentimeter. Belum ada laporan terkait korban jiwa maupun masyarakat yang mengungsi akibat dari kejadian ini,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip dari siaran persnya pada Minggu (17/6/2022).

Muhari menuturkan, pada Sabtu 16 Juli 2022 sore, banjir sudah mulai surut di beberapa titik. Meskipun banjir berangsur surut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang masih melakukan penanganan dan menurunkan tim untuk melakukan evakuasi.

Lanjut dia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Tangerang, pada Minggu (17/7/2022) dan Senin (18/7/2022), yaitu cuaca akan berawan dan mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Sementara itu, hasil kajian dari inaRISK BNPB, wilayah Kota Tangerang memiliki level risiko banjir dengan tingkat menengah dan tinggi dengan seluruh kecamatan yang terdapat di Kota Tangerang berpotensi terdampak banjir.

“Merujuk pada hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dengan memperbaiki tanggul yang jebol dan melakukan pengecekan di seluruh titik tanggul untuk mengetahui kekuatan tanggul dalam menahan aliran air yang terdapat di Kali Angke,” pungkas Muhari.


Baca juga artikel terkait BANJIR atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight