Penjelasan Kemlu soal Ketibaan Jokowi di AS Tak Disambut Joe Biden

Reporter: Irfan Amin - 13 Mei 2022 10:40 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Indonesia tidak mempermasalahkan sambutan protokoler yang hanya dipimpin oleh Kepala Protokol Pemerintah Amerika Serikat, Asel Roberts.
tirto.id - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Teuku Faizasyah menerangkan mengenai kedatangan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat yang tidak mendapat sambutan dari Presiden Joe Biden atau Wakil Presiden Kamala Harris.

Teuku menyebut bahwa ketiadaan sambutan dari Presiden Amerika Serikat adalah hal yang lazim dan juga diterapkan kepada presiden atau perdana menteri negara lainnya.

"Kalau untuk membandingkan bisa dilihat saat melakukan special summit Asean atas isu Myanmar di waktu lalu. Saat itu juga kita melihat bahwa di bandara sang kepala pemerintahan atau kepala negara juga diterima oleh pejabat senior dalam hal ini adalah Chief Protocol dari pemerintah," kata Teuku dalam jumpa pers pada Kamis 12 Mei 2022.

Oleh karenanya Teuku meminta kepada masyarakat untuk tidak memperbesar kejadian tersebut. Serta cukup menganggapnya sebagai salah satu bagian dari kegiatan protokoler.

"Kita tidak melihatnya sebagai sesuatu yang dirisaukan. Dan menyayangkan untuk mengangkat hal yang bersifat teknis keprotokolan sebagai isu yang lebih ditonjolkan dari pertemuan ASEAN-US itu sendiri," jelas Teuku.

Selain itu, pihak Indonesia juga tidak mempermasalahkan atas sambutan protokoler yang hanya dipimpin oleh Kepala Protokol Pemerintah Amerika Serikat, Asel Roberts.

"Dengan demikian kami mencatat bahwa sifat kunjungan kerja mengedepankan sisi substansi capaian yang ingin diperoleh dari kunjungan tersebut. Kita melihat bahwa penerimaan saat tiba di Amerika Serikat semuanya mendapat treatment yang sama, dan kepala negara ASEAN yang tiba, juga diterima pada level pejabat senior Kemlu AS," ungkapnya.

Kunjungan Jokowi bersama istrinya itu sifatnya adalah semi-multilateral dan menjadi bagian dari ASEAN.

"Memang dalam banyak praktik diplomasi selama ini, ada perbedaan antara sifat penerimaan kunjungan yang bersifat bilateral dan kunjungan yang bersifat multilateral," terangnya.

Teuku menyebut ada sejumlah topik yang akan dibahas Jokowi dalam lawatannya tersebut. Di antaranya adalah pembahasan sejumlah isu dari lingkungan, hingga ekonomi. Ada beberapa kegiatan tambahan seperti pertemuan dengan anggota kongres, pebisnis dan wakil presiden Amerika Serikat.

"Ada beberapa komponen kegiatan yang bisa dimanfaatkan saat berkunjung ke AS," imbuhnya.

Jokowi melakukan perjalanan sekitar 24 jam penerbangan dari Jakarta dengan transit di Amsterdam, Belanda, sebelum akhirnya pesawat Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GIA-1 tersebut mendarat di bandara milik militer Amerika Serikat.

Dalam masa tempuhnya, Jokowi tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa 10 Mei 2022 sekitar pukul 21.40 waktu setempat atau Rabu (11/5/2022) pukul 08.40 WIB.


Baca juga artikel terkait JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Irfan Amin
(tirto.id - Politik)

Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight