Bahasa Indonesia

Pengertian Kalimat Tunggal, Struktur dalam SPOK, & Contohnya

Oleh: Yuda Prinada - 8 Juni 2021
Dibaca Normal 1 menit
Apa pengertian kalimat tunggal, bagaimana strukturnya, dan apa contohnya?
tirto.id - Struktur bahasa Indonesia, ada beberapa jenis kalimat, salah satunya adalah kalimat tunggal. Kalimat tunggal terdiri dari satu pola kalimat dalam SPOK, yakni satu subjek, satu predikat, dan bisa pula dilengkapi objek serta keterangan. Apa pengertian kalimat tunggal, bagaimana strukturnya, dan apa contohnya?

Dalam bahasa Indonesia, pemaknaan kalimat adalah satuan bahasa yang berupa gabungan beberapa kata atau klausa yang akhirnya bisa berdiri sendiri untuk mendeskripsikan sebuah makna.

Kalimat sebagai satuan bahasa bisa dikomunikasikan dengan cara lisan (ujaran) dan tulisan (teks). A. Moeliono dan S. Dardjowidjojo dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (1988) melengkapi definisi kalimat sebagai bagian terkecil dari sebuah lisan atau tulisan yang gunanya menerangkan pemikiran melalui ketatabahasaan.

Selanjutnya, J.S. Badudu melalui Kamus Umum Bahasa Indonesia (1994) menjabarkan bahwa gabungan beberapa kata atau klausa itu dapat disebut sebagai kalimat jika sudah memenuhi dimensi bentuk dan isi.

Dalam segi bentuk, biasanya kalimat terdiri atas beberapa kata yang punya arti masing-masing. Namun, penetapan struktur atau rentetan kata ini seharusnya sesuai dengan aturan tata kalimat agar maksud yang disampaikan jelas.

Terkait isi, kalimat terdiri atas makna beberapa kata (memiliki makna masing-masing) yang digabungkan menjadi sebuah konsep utuh. Oleh karena itu, kata-kata sebaiknya diatur sedemikian rupa agar dapat menyampaikan makna yang akurat dan tidak abu-abu.

Masih bersangkutan dengan definisi kalimat, terdapat istilah kalimat tunggal sebagai salah satu jenis kalimat. Lantas apa itu sebenarnya kalimat tunggal dan seperti bagaimanakah contoh penggunannya dalam struktur SPOK?


Pengertian Kalimat Tunggal

Dikutip dari buku Penyuluhan Kalimat (2014) karya Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka, kalimat tunggal yang juga dikenal dengan kalimat simpleks bisa diartikan sebagai kalimat yang hanya terdiri dari sebuah klausa bebas (satu predikat) atau tidak mengandung klausa terikat.

Lantaran terdiri dari satu klausa, maka kalimat tunggal hanya mengandung satu informasi. Biasanya, cara melihat informasi tersebut dapat dilakukan dengan mencari predikat dari kalimat yang tertulis/terucap.

Selain itu, terdapat beberapa rangkaian struktur dari kalimat tunggal, mulai yang terdiri dari subjek dan predikat (S-P); subjek predikat, dan objek (S-P-O); subjek, predikat, dan pelengkap (S-P-O-Pel); subjek, predikat, dan keterangan (S-P-K); hingga berupa predikat saja (P).

Berikut ini beberapa contoh kalimat tunggal dan strukturnya:

  • Dia pingsan (S-P)
  • Bapak lari dari perampok (S-P-O)
  • Aku suka makan (S-P-Pel)
  • Guru mengajar muridnya membaca (S-P-O-Pel)
  • Rudi makan soto di kantin (S-P-O-K)
  • Saya tiba pukul 12.00 siang (S-P-K)
  • Sini! (P)


Baca juga artikel terkait KALIMAT TUNGGAL atau tulisan menarik lainnya Yuda Prinada
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight