Menuju konten utama

Pengertian Hukum Gravitasi Newton, Bunyi, dan Rumusnya

Mengetahui apa itu hukum gravitasi Newton serta bagaimana rumusnya?

Pengertian Hukum Gravitasi Newton, Bunyi, dan Rumusnya
Ilustrasi Hukum Newton. foto/Istockphoto

tirto.id - Isaac Newton adalah ilmuwan yang cukup penasaran dengan persoalan gravitasi. Sebelumnya, Newton meneliti tentang gerak-gerak benda angkasa terutama planet dan bulan.

Menurut pandangan Newton, agar bulan tetap pada orbitnya untuk mengitasi Bumi maka diperlukan gaya pada bulan.

Hingga suatu hari, Newton melihat sebuah apel jatuh dari pohonnya ketika besantai di taman rumahnya. Newton lantas meneliti lebih jauh tentang gerak jatuh benda ini.

Dalam pemikirannya, apel yang jatuh tadi terjadi akibat adanya tarikan dari Bumi. Menurut Sumber Belajar Kemendikbud, Newton lalu menghubungkan berbagai hal yang memengaruhi gravitasi yakni massa benda (m) dan jarak pisah (r) antara benda-benda yang saling berinteraksi.

Kemudian, analisa dari peristiwa tersebut memunculkan Hukum Gravitasi Newton. Mengutip laman Modul Fisika Kelas X (Kemdikbud 2020), Hukum Gravitasi Newton menyatakan "Gaya gravitasi antara dua benda merupakan gaya tarik menarik yang besarnya berbanding lurus dengan perkalian massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya”kuadrat jarak kedua benda".

Gaya gravitasi dengan merujuk pada Hukum Gravitasi Newton, ditemukan persamaan gaya gravitasi yang dirumuskan sebagai berikut:

F12=F21=Fg= G.m1.m2 / r2

F12 = F21 = Fg: Besar gaya tarik menarik antara kedua benda (Newton)

G: Tetapan atau konstanta umum gravitasi (6,67 x 10 pangkat -11 Nm2/kg2)

m1: Massa benda pertama (kg)

m2: Massa benda kedua (kg)

r2: Kuadrat dari jarak antara titik pusat massa kedua benda m1 dan m2 (meter)

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam gaya gravitasi Newton. Berikut tiga catatan dalam penerapan rumus gaya gravitasi:

1. Benda dianggap berbentuk bola seragam atau berupa partikel (titik materi) sehingga jarak pisah r adalah jarak pisah antara kedua pusat massa benda.

2. Garis kerja gaya gravitasi terletak pada garis hubung yang menghubungkan pusat benda m1 dan pusat benda m2.

3. F12 adalah gaya grvitasi ada benda 1 yang dikerjakan olehbenda 2 (disebut aksi), dan F21 adalah gaya gravitasi pada benda 2 yang dikerjakan oleh benda 1 (disebut reaksi).

Jadi F12 dan F21 adalah dua gaya yang bekerja pada dua benda yang berbeda, sama besar dan berlawanan arah (termasuk pasangan aksi-reaksi).

Baca juga artikel terkait HUKUM NEWTON atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Ilham Akbar Mustafa
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo