Penerbangan Kembali Normal di Bandara Kertajati Usai Lahan Terbakar

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 29 September 2019
Kebakaran terjadi area sekitar landasan pacu nomor 32 Bandara Kertajati diduga berada di lahan tempat tumbuh ilalang.
tirto.id - Lahan ilalang di sekitar area Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Kertajati, Majalengka Jawa Barat terbakar, Sabtu (29/9/2019) malam. Letak lahan berada di ujung landasan pacu (runway) nomor 32.

"Terkait kebakaran yang terjadi di sekitar wilayah Bandar Udara Internasional Kertajati, berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran yang terjadi di ujung landas pacu (runway) 32," ucap Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Tirto, Sabtu (28/9/2019).

Kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 16.00-17.00 WIB. Isnin mengatakan, kebakaran sudah dapat dipadamkan oleh Petugas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) setempat.

Akibat si jago merah, penerbangan dialihkan. Dua di antaranya adalah Lion Air JT-950 rute Batam-Kertajati dan Lion Air JT-902 rute Deli Serdang-Kertajati. Penerbangan milik maskapai singa merah ini dialihkan ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng (CGK).

Ia menambahkan usai pengalihan ini, penerbangan di Kertajati sudah kembali normal. Sebab kebakaran dilaporkan tidak meluas lebih jauh lagi dan berhasil dipadamkan.

"Take off dan landing sudah dapat dilakukan karena kebakaran telah dapat diantisipasi dengan cepat," ucap Isnin.

Isnin mengimbau agar pengelola bandara memastikan keamanan dan terus melakukan pemantauan. Hingga saat ini Ditjen Perhubungan Kemenhub tengah berkoordiansi dengan pihak terkait terutama kepolisian dan pengelola bandara untuk mencari tahu penyebab kebakaran.

Dalam akun twitter @Aiek_Channel, kebakaran tampak terjadi cukup luas dan besar. Asap pun menyelimuti kawasan bandara.


Baca juga artikel terkait BANDARA KERTAJATI atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - )

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Zakki Amali
DarkLight