Penerbangan ke Cina Dibatalkan, AirAsia Beri Penumpang Kompensasi

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 5 Februari 2020
AirAsia memberikan tiga pilihan bagi para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan ke Cina.
tirto.id - Maskapai AirAsia membatalkan sejumlah penerbangan dari dan ke Cina menyusul pembatasan sementara yang ditetapkan pemerintah per 5 Februari 2020. Pembatalan penerbangan ini berlaku untuk penerbangan hingga 29 Februari mendatang.

“Beberapa destinasi dalam jangkauan penerbangan AirAsia telah melakukan pembatasan perjalanan untuk tamu terkait negara dan kota tertentu. Para penumpang direkomendasikan untuk mengecek ketentuan pemerintahnya sebelum memutuskan berangkat,” tulis AirAsia dalam keterangan tertulis, Senin (3/2/2020).

AirAsia memberikan tiga pilihan bagi para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan ke Cina. Pertama mereka dapat memindahkan tanggal perjalanan untuk rute yang sama dalam jangka waktu 30 hari kalender tanpa tambahan biaya dan bergantung ketersediaan kursi. Opsi pertama ini tidak berlaku bagi penerbangan dari dan ke Wuhan, Hubei, Cina.

Opsi kedua, penumpang diberi kesempatan untuk menukarkan tiket penerbangan yang terdampak pembatasan menjadi kredit dalam akun AirAsia BIG Loyalty. Kredit ini dapat ditebus untuk pemesanan tiket dalam jangka waktu 90 hari kalender sejak tanggal perjalanan yang berlaku sebelumnya.

Kredit ini hanya berlaku buat penerbangan dari dan menuju Cina, Hong Kong, dan Macao sampai tanggal 15 Februari 2020 atau 29 Februari untuk penerbangan dari dan ke Wuhan. Syaratnya hanya berlaku bagi tiket yang dipesan sebelum 28 Januari 2020.

Opsi terakhir, penumpang dapat melakukan pengembalian penuh atau full refund dengan jumlah yang sama dengan harga tiket yang dipesan. Sama seperti sistem kredit ada batasan pemesanan sebelum 28 Januari 2020 dan untuk penerbangan sampai tanggal 15 Februari saja.


Baca juga artikel terkait PENUNDAAN PENERBANGAN KE CINA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight