Penelitian Sebut Meditasi Bisa Jadi Solusi Mencegah Penyakit

Oleh: Febriansyah - 8 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Hail penelitian menunjukkan bahwa, melakukan meditasi dapat mengurangi datangnya penyakit seperti ISPA.
tirto.id - Musim hujan dan perubahan cuaca yang tiba-tiba bisa memicu penyakit, terutama bagi yang berdaya tahan tubuh rendah.

Hal ini disebabkan karena kondisi tubuh kita yang terkadang tidak siap beradaptasi dengan dingin atau panasnya cuaca. Penyakit yang sering datang adalah flu dan demam, apalagi di musim dingin.

Oleh karena itu, kita perlu melindungi dan menjaga kesehatan tubuh kita. Penelitian terbaru mengatakan meditasi adalah salah satu caranya.

Penelitian berjudul Meditation or Exercise for Preventing Acute Respiratory Infection (MEPARI-2): A Randomized Controlled Trial menjelaskan bahwa dari 390 orang yang diteliti secara umum, kondisi mereka lebih baik setelah melakukan meditasi.

Penelitian yang dipublikasikan oleh PLOS One ini menemukan bahwa meditasi dan olahraga konsisten mengurangi datangnya penyakit seperti ISPA.

Besarnya manfaat dari pelatihan meditasi ini serupa dengan intervensi medis yang diterima seperti vaksinasi influenza.

MEPARI-2 menemukan bahwa pelatihan mindfulness atau meditasi menyebabkan pengurangan signifikan terhadap stres, dan peningkatan kesehatan mental secara umum, serta self-efficacy.

Selain itu, manfaat meditasi dan olahraga juga bisa mengurangi gejala dari depresi, dan meningkatkan kualitas tidur.

Penelitian lain berjudul Meditation or Exercise for Preventing Acute Respiratory Infection: A Randomized Controlled Trial menunjukkan dari 149 yang menyelesaikan percobaan, yang mana 82 persennya adalah perempuan menemukan bahwa meditasi mengurangi penyakit pernapasan yang dialami oleh peserta.

Tingkat keparahan yang dialami oleh kelompok yang bermeditasi dibandingkan dengan kelompok yang berolahraga dan hanya sekedar dikontrol, mencapai angka yang paling rendah.

Bahkan, dibandingkan dengan orang yang berolahraga, meditasi masih memberikan penangan yang lebih baik.

"Respons relaksasi [dari meditasi] membantu menurunkan metabolisme, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan detak jantung, pernapasan serta gelombang otak," kata Herbert Benson, MD, dilansir dari WebMD.

Ia menuturkan pada orang yang bermeditasi, pemindaian otak, MRI telah menunjukkan peningkatan aktivitas di area yang mengontrol metabolisme dan detak jantung.

Penelitian lain yang meneliti Bikshu Budha menyatakan, meditasi menghasilkan perubahan yang bertahan lama dalam aktivitas otak di area yang terlibat dengan perhatian, memori yang bekerja, belajar, dan persepsi sadar.

Selain meditasi, Benson menyarankan melakukan metode yang berhubungan dengan relaksasi lain.

"Latihan apa pun yang dapat membangkitkan respons relaksasi itu bermanfaat, baik itu meditasi, yoga, latihan pernapasan, atau doa yang berulang-ulang. Tidak ada alasan untuk percaya bahwa yang satu lebih baik daripada yang lain. Kuncinya adalah pengulangan, bentuknya bisa berupa kata, suara, mantra, doa, pernapasan, atau gerakan," jelas Benson.


Baca juga artikel terkait MEDITASI atau tulisan menarik lainnya Febriansyah
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Febriansyah
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight