Penelitian: Makanan Berwarna Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Oleh: Febriansyah - 7 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Buah dan sayur berwarna bisa membantu sistem kekebalan tubuh
tirto.id - Makanan yang berwarna bisa membantu sistem kekebalan tubuh kita dalam melawan segala kemungkinan buruk tentang kesehatan kita seperti batuk, bersin, dan demam.

Laporan US National Library of Medicine menjelaskan bahwa bumbu rempah-rempah dan seperti kunyit, jahe, dan yogurt memiliki manfaat kekebalan tubuh.

Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Agricultural and Food Chemistry menjelaskan bahwa sayur selada yang berwarna hijau dan merah memiliki makanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama karena kaya akan antioksidan.

Penelitian yang dipimpin oleh Usue Pérez-López ini menunjukkan selada dengan daun hijau memiliki antioksidan yang bereaksi lebih lambat sedangkan daun merah memiliki efek lebih cepat. Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat proses oksidasi molekul lain.

Antioksidan berfungsi memberikan perlindungan jangka panjang terhadap reaksi berantai dari proses radikal bebas, dengan kata lain, dari molekul yang mampu menyebabkan kerusakan sel dan menghasilkan berbagai penyakit. Radikal bebas membahayakan tubuh dengan penyakit serius.

Selada kaya akan antioksidan, karena mengandung senyawa seperti asam fenolik, flavonoid, anthocyanin, dan vitamin A dan C.

Penelitian ini menggunakan teknik Electron Paramagnetic Resonance (EPR). Ilmuwan mampu mengamati perilaku kinetika senyawa dari masing-masing varietas. Hasilnya menunjukkan bahwa daun selada hijau mengandung senyawa antioksidan yang larut dalam air yang bekerja pada kecepatan lambat dan menengah, daun merah memiliki senyawa dengan kinetika menengah dan cepat, dan daun semi-merah memiliki tiga jenis senyawa, dengan kecepatan cepat, menengah dan lambat.


Penelitian tentang warna makanan juga di lakukan oleh para peneliti dari The Babraham Institute di Cambridge. Para peneliti ini menemukan bahwa ternyata sayuran hijau dari bok choy hingga brokoli adalah sumber zat kimia yang penting bagi sistem kekebalan tubuh. Kandungan sayuran itu memastikan bahwa sel-sel kekebalan dalam usus dan kulit yang dikenal sebagai limfosit intra-epitel berfungsi dengan baik.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Cell itu juga menjelasskan bahwa kandungan sayuran berwarna hijau ini mampu menjadi pelindung bagi tubuh terutama sebagai penghalang sel-sel epitel yang menutupi permukaan tubuh bagian dalam dan luar, di mana mereka penting sebagai garis pertahanan pertama dan dalam perbaikan luka.

Dilansir dari CNN, Eddie Fatakhov, ahli Nutrisi dari Georgia, menjelaskan bahwa buah dengan warna mencolok memiliki manfaat seperti mengandung vitamin C. Buah jeruk, tomat, dan jus tomat adalah penyumbang utama vitamin C untuk makanan di Amerika. Selain itu stroberi, kiwi, kubis Brussel dan kembang kol.

"Salah satu sayuran yang mengandung vitamin D adalah sayuran berdaun hijau yang semuanya membantu sistem kekebalan tubuh. Kami telah mengetahui dalam beberapa penelitian bahwa vitamin D sebenarnya memainkan peran besar dalam sistem kekebalan tubuh," kata Fatakhov.

Ada sekelompok sayuran hijau yang disebut cruciferous, yang meliputi arugula, brokoli, kubis Brussel, kubis, kubis, dan sawi. Mereka sayuran kaya nutrisi yang dapat menguntungkan sistem kekebalan tubuh, termasuk vitamin C, E dan K; karotenoid; folat; dan mineral.

"Kelompok sayuran silangan seperti kangkung, kubis Brussel, dan brokoli ditemukan mengandung fitonutrien, vitamin, mineral, dan magnesium, yang baik untuk tubuh" kata Fatakhov.



Baca juga artikel terkait MAKANAN SEHAT atau tulisan menarik lainnya Febriansyah
(tirto.id - Kesehatan)


Penulis: Febriansyah
Editor: Yulaika Ramadhani