Pencarian Korban Banjir Garut Dibagi Lima Sektor

Oleh: Abdul Aziz - 24 September 2016
Dibaca Normal 1 menit
Hasil pencarian hingga Sabtu (24/9/2016) tercatat di Pusat Posko Markas Kodim 0611 Garut yakni 30 meninggal dunia dan 22 orang dilaporkan hilang. Tim gabungan pencarian korban pun memperluas sektor pencariannya menjadi lima titik yang ditunjang peralatan memadai.
tirto.id - Banjir bandang Garut, Jawa Barat yang terjadi beberapa hari lalu telah memakan puluhan korban. Hasil pencarian hingga hari keempat, Sabtu (24/9/2016) tercatat di Pusat Posko Markas Kodim 0611 Garut yakni 30 meninggal dunia dan 22 orang dilaporkan hilang. Tim gabungan pencarian korban pun memperluas sektor pencariannya menjadi lima titik yang ditunjang peralatan memadai.

“Titik pencarian korban akan dibagi menjadi lima sektor lokasi pencarian," kata Humas dan Protokoler Basarnas Bandung, Joshua, dalam siaran pers yang diterima Antara di Bandung, Sabtu (24/9/2016).

Lima sektor pencarian yakni sektor Lapangan Paris, Aliran Sungai Cimanuk, Cimacan, Leuwi Daun dan Sektor Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang. "Alat yang digunakan lima unit alat berat, kendaraan operasional dan peralatan SAR pendukung lainnya," kata Joshua.

Ia menuturkan tim operasi pencarian hari keempat korban banjir bandang Garut melibatkan 2.494 personel dari berbagai institusi maupun sukarelawan. Sesuai data posko utama melakukan apel pagi untuk pembagian tugas daerah pencarian korban.
Hasil pencarian korban sejak bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa (29/9) malam itu menemukan 30 orang dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Korban meninggal ditemukan di berbagai lokasi di wilayah Garut dan dua jenazah di wilayah Waduk Jatigede. Pusat Posko Markas Kodim 0611 Garut yang meninggal dunia yakni laki-laki sembilan orang, dan perempuan 21 orang, sedangkan korban dilaporkan hilang 22 orang.

Korban Ditemukan di Kampung Paris

Tim gabungan kembali menemukan satu jasad perempuan di lokasi banjir bandang, Kampung Paris, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu pagi.

Joshua mengatakan, korban berhasil ditemukan oleh petugas pencarian sekitar pukul 08.45 WIB untuk selanjutnya dilakukan identifikasi. "Korban dibawa ke Rumah Sakit Guntur," kata Joshua.

Kampung Paris merupakan daerah yang terkena dampak parah akibat banjir bandang melanda perkotaan Garut, Selasa (20/9/2016) malam.

Warga yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia cukup banyak di Kampung Paris yang lokasinya bersampingan dengan bibir Sungai Cimanuk.

Jenazah yang baru ditemukan di Kampung Paris menambah daftar jumlah korban jiwa akibat banjir bandang di Garut.

Tim pencarian korban yang hilang terus berupaya melakukan pencarian dengan menyebar di semua titik, bahkan sampai ke Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang.

Petugas mensinyalir di Waduk Jatigede ada korban banjir Garut, karena berdasarkan hasil pencarian ada dua jenazah ditemukan di daerah itu.

Baca juga artikel terkait BANJIR GARUT atau tulisan menarik lainnya Abdul Aziz
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Abdul Aziz
DarkLight