Menuju konten utama

Pemprov DKI Jakarta Akui Serapan APBD 2018 Banyak Kendala

Gagal lelang jadi salah satu kendala serapan APBD DKI 2018.

Pemprov DKI Jakarta Akui Serapan APBD 2018 Banyak Kendala
Sejumlah warga antre untuk naik Bronto Skylift di Monas, Jakarta, Minggu (23/9). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

tirto.id - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengaku banyak kendala terkait daya serap APBD 2018 yang masih minim. Salah satu kendalanya adalah banyak gagal lelang inventarisasi barang.

"Kendala banyak. Di antaranya ya efisiensi itu pasti, kemudian ada beberapa yang gagal lelang. Gagal lelang itu sebabnya banyak juga. Ada penyedianya, ada gagal lelang, ada gagal kontrak, ada juga penyedianya tidak bisa menyediakan spek yang ditentukan," kata Saefullah, Kamis (8/11/2018).

Salah satu contohnya, kata Saefullah, ketika Dinas Pemadam Kebakaran yang ingin beli lima mobil tangki dengan satu mobil yang harus memiliki spesifikasi khusus.

"Ada mobil itu ada dua tangki sekaligus, ada tangki air, ada tangki juga untuk memadamkan api, kayak semacam busa, itu juga ternyata spesifikasi tidak bisa dipenuhi. Jadi gagal lelang," katanya.

Saefullah juga menyebut terdapat tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki daya serap rendah, yaitu Dinas Bina Marga, Dinas Tata Air, dan Dinas Pendidikan.

"Tiga dinas itu lagi dipacu terus serapannya," kata Saefullah.

Ia mengatakan tak mungkin ada dinas yang bisa menghabiskan daya serap hingga 100 persen pada akhir tahun. Semua dinas, kata Saefullah, pasti memiliki sisa lelang pada akhir tahun.

"Dari hasil checking kita, teman-teman SKPD semuanya ya mirip-miriplah tahun yang lalu nanti ending-nya," katanya.

Baca juga artikel terkait APBD DKI JAKARTA atau tulisan lainnya dari Haris Prabowo

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Dipna Videlia Putsanra