Kampanye COVID-19

Pemerintah Terus Gencarkan Vaksinasi Meski Kasus COVID-19 Turun 98%

Oleh: Ibnu Azis - 21 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Indonesia harus menjadikan puncak ketiga dunia sebagai peringatan. Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan vaksinasi COVID-19.
tirto.id - Pemerintah terus gencarkan vaksinasi untuk mencegah kenaikan kasus COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Jubir Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito.

“Pemerintah Indonesia terus meningkatkan berbagai upaya pencegahan COVID-19, termasuk vaksinasi. Saat ini Indonesia termasuk dalam 5 besar negara dengan jumlah penduduk yang divaksinasi terbanyak yaitu 106 juta orang,” kata Wiku dikutip dari Covid19.go.id, Kamis (21/10/2021).

Wiku memaparkan bahwa Indonesia berhasil keluar dari puncak kedua Pandemi COVID-19 pada Juli lalu. Lepasnya Indonesia dari puncak kedua relatif cepat dan drastis.

Dalam kurun waktu 1 bulan, kata Wiku, kasus bisa turun 45 persen dari puncak kedua. Bahkan, hingga pekan ke-12 saat ini, penurunan kasus mencapai 98 persen.

Kendari begitu, Wiku mengingatkan semua pihak agar tidak lengah. Sebab, sejumlah negara di dunia sedang menghadapi puncak ketiga.

“Indonesia harus menjadikan puncak ketiga dunia sebagai peringatan. Dan pemerintah saat ini terus melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan vaksinasi COVID-19,” kata Wiku.

Mengenai kebutuhan vaksin, Wiku mengatakan bahwa pemerintah masih menerima kiriman pasokan vaksin dalam jumlah besar. Pemerintah mendistribusikannya sesuai kebutuhan secara merata di semua daerah.

Lain itu, pemerintah juga terus meningkatkan cakupan vaksinasi seluruh wilayah agar program vaksinasi tersebar secara merata.

Di sisi lain, Wiku menyadari bahwa lonjakan kasus di Indonesia tidak semata-mata disebabkan peningkatan kasus secara kolektif di antara negara-negara lain. Hal ini lebih disebabkan karena dinamika nasional dan implementasi kebijakan dalam negeri.

Wiku merujuk pengalaman penanganan COVID-19 di Indonesia. Dibandingkan negara lain, pola peningkatan kasus di Indonesia jauh berbeda.

Pada puncak pertama, Indonesia sama seperti negara lain yang terjadi pada Desember 2020 yang merupakan dampak dari periode Natal dan Tahun Baru.

Namun, ketika negara lain mengalami puncak kedua pada April 2021, Indonesia justru menunjukkan penurunan. Ketika Indonesia mengalami puncak kedua di bulan Juli, dunia dan beberapa negara lainnya mengalami penurunan kasus.

Wiku memaparkan bahwa perkembangan pandemi di dunia tengah mengalami penurunan dari puncak ketiga kasus yang terjadi pada Agustus. Sementara, Indonesia sedang mengalami penurunan dari puncak kasus kedua. Sementara, negara tetangga seperti Jepang, Singapura, dan Malaysia mengalami puncak kasus ketiga.

“Adanya puncak ketiga di beberapa negara tersebut menjadi peringatan bagi Indonesia untuk tidak lengah terlepas dari tren penurunan kasus yang sedang berlangsung,” pungkas Wiku.

Banner BNPB Info Lengkap Seputar Covid19
Banner BNPB. tirto.id/Fuad

Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Ibnu Azis
Penyelia: Yantina Debora
DarkLight