Pemerintah Siap Fasilitasi Perluasan Investasi Nestle di Indonesia

Reporter: Dwi Aditya Putra - 30 Mei 2022 15:45 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Nestle tengah dalam proses pembangunan pabrik keempatnya berlokasi di Batang Industrial Park (BIP).
tirto.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia siap memfasilitasi pengembangan usaha Nestle di Indonesia. Saat ini, Nestle tengah dalam proses pembangunan pabrik keempatnya berlokasi di Batang Industrial Park (BIP) dalam rangka peningkatan kapasitas pabrik sebesar 25 persen atau 775.000 ton senilai CHF 220 juta.

Selain itu, Bahlil mengapresiasi atas komitmen Nestle untuk rencana kolaborasinya dengan petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, seperti yang telah dilakukan saat ini yaitu bermitra dengan 20.000 petani lokal untuk pabriknya di Jawa Timur.

“Saya senang sekali dengan investasi Nestle di Indonesia, karena banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan produk Nestle. Termasuk saya juga menjadi ‘korban’ karena sering mengkonsumsi produk Nestle,” ungkap Bahlil saat bertemu Head of Operations Nestle Magdi Batato, ditulis Senin (30/5/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Head of Operations Nestle Magdi Batato menyampaikan apresiasinya terhadap Kementerian Investasi/BKPM atas dukungan dan fasilitasi investasi Nestle di Indonesia mulai dari groundbreaking sampai dengan saat ini, termasuk dalam proses perizinan investasi.

“Kami sangat berharap agar tim Kementerian Investasi/BKPM dapat terus bekerja sama dan menjalin komunikasi yang baik untuk terus mendukung investasi kami di Indonesia,” ujar Magdi.

Bahlil hadir langsung dalam acara peletakan batu pertama pabrik baru Nestle Bandaraya di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah pada Mei 2021. Rencananya, pabrik Nestle yang memproduksi susu cair dan minuman siap konsumsi tersebut akan mulai beroperasi komersial pada 2023.

Nestle Indonesia didirikan pada 1971 serta telah mempekerjakan sekitar 3.700 karyawan. Saat ini, Nestle telah memiliki 3 pabrik di Panjang (Lampung), Cikupa (Banten), dan Kejayan (Jawa Timur).

Sebagai salah satu investor asal Swiss yang terbesar, Nestle diharapkan dapat menjadi salah satu perusahaan swasta percontohan yang mendukung pemerintah dalam memperkuat program penguatan pangan di Indonesia serta terus meningkatkan investasinya di Indonesia.


Baca juga artikel terkait NESTLE atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Abdul Aziz

DarkLight