Pemerintah RI dan Timor Leste Sepakat Soal Batas Darat Kedua Negara

Oleh: Andrian Pratama Taher - 22 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Menkopolhukam Wiranto dengan Ketua Perundingan Timor Leste Xanana Gusmao menandatangani kesepakatan penentuan batas darat antara kedua negara, hari ini.
tirto.id - Pemerintah Republik Indonesia dan Timor Leste telah sepakat menentukan batas darat antara kedua negara, pada Senin (22/7/2019).

Kesepakatan tersebut resmi dituangkan dalam tanda tangan antara Menkopolhukam Wiranto dengan Ketua Perundingan Timor Leste Xanana Gusmao. Penandatanganan pun disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudirini.

Seusai memberikan sambutan, Wiranto mengatakan, pertemuan antara dirinya dengan Xanana sudah diatur sejak lama. Menurutnya, pertemuan tersebut berguna untuk menyelesaikan batas negara antara Indonesia-Timor Leste serta dilakukan dengan pendekatan persaudaraan sehingga ditemukan kesepakatan batas darat antar kedua negara.

“Dalam pertemuan yang dilangsungkan dalam suasana bersahabat tersebut, kami telah sepakat mengenai penyelesaian batas darat to unresolved segments yaitu di Noel Besi-Citrana dan di Bidjael Sunan-Oben,” kata Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Wiranto menyatakan, kesepakatan Indonesia-Timor Leste bermanfaat bagi kedua pihak. Menurut mantan Panglima ABRI ini, Timor Leste memahami tantangan Indonesia sehingga permasalahan batas darat negara Indonesia-Timor Leste akhirnya rampung.

Setelah keputusan hari ini, pemerintah akan melakukan finalisasi senior officer consultation untuk dituangkan dalam adendum perjanjian batas yang disepakati pada 2005 silam. Kesepakatan pun akan dituangkan dalam perjanjian komprehensif perbatasan darat Indonesia-Timor Leste. Pemerintah, ujarnya, akan mulai membahas batas laut setelah batas darat disepakati.

“Saya ingin sampaikan bahwa pemerintah Indonesia dan pemerintah Timor Leste mulai sepakat untuk kita mulai melaksanakan perundingan batas maritim,” kata Wiranto.

Di tempat yang sama, Xanana juga berterima kasih kepada pemerintah Indonesia karena sudah menyelesaikan pembahasan batas darat. Ia senang ada kesepahaman dalam penyelesaian masalah daratan.

“Kita bisa bilang bahwa belum akhirnya, tapi secara prinsip kita sudah punya kesepakatan untuk bagaimana batas darat bisa (selesai),” kata Xanana di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Xanana mengatakan, Wiranto akan mengirimkan teknisi untuk menyelesaikan masalah perbatasan. Ia senang pemerintah Indonesia dan Wiranto bersedia menyelesaikan masalah perbatasan darat. Kini, pembahasan bisa berfokus pada batas laut. Ia harap permasalahan batas laut bisa diselesaikan dengan baik di masa depan lewat semangat persaudaraan.

“Dalam spirit prinsip persaudaraan yang sekarang ini di antara dua negara dan pemerintahan, saya bisa bilang hari esok akan lebih baik,” tukas Xanana.


Baca juga artikel terkait BATAS NEGARA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight