Kebijakan Energi

Pemerintah Anggarkan Subsidi BBM Rp336 Triliun di 2023

Reporter: Irfan Amin, tirto.id - 3 Sep 2022 15:35 WIB
Presiden Jokowi menyampaikan dalam nota keuangan RUU APBN 2023 sudah dicadangkan Rp336 triliun untuk subsidi BBM.
tirto.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan akan mengajukan kenaikan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 336 triliun yang akan dimasukkan ke dalam RUU APBN untuk tahun anggaran 2023.

"Tahun depan dalam RUU APBN kita mengajukan subsidi BBM Rp336 triliun dengan tadi kenaikan yang diumumkan oleh Menteri ESDM dan masih ada tambahan Rp100 triliun lagi yang kurang bayar dan masuk di 2023," kata Sri Mulyani dalam pengumuman kenaikan harga BBM secara virtual pada Sabtu (3/9/2022).

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kenaikan subsidi BBM yang sebesar Rp336 triliun akan kembali didiskusikan dengan DPR.


"Jadi ini akan dibahas oleh kami dengan DPR pada 2023," terangnya.

Meski baru akan dibahas, namun presiden dalam pidato nota keuangan di Sidang DPR/MPR pada 16 Agustus 2022 menyampaikan sudah dicadangkan Rp336 triliun di RUU APBN 2023.

"Namun presiden telah menyampaikan dalam nota keuangan RUU APBN 2023 sudah dicadangkan Rp336 triliun untuk subsidi BBM," ujarnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani telah menyampaikan rencana alokasi anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 sebesar Rp 336,7 triliun. Subsidi ini menyangkut biaya kompensasi untuk BBM, LPG, hingga listrik.

"Dalam hal ini kita mendapatkan angka Rp336,7 triliun lebih rendah dari Rp502 triliun karena faktor harga asumsi lebih rendah, nilai tukar dan volume tetap kita kendalikan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers di Kantor DJP Kemenkeu, Jakarta, Selasa 16 Agustus 2022.



Baca juga artikel terkait SUBSIDI BBM atau tulisan menarik lainnya Irfan Amin
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight