Menuju konten utama

Peluang Tottenham Juara UCL 2019 Lewat Tren "Tuan Rumah" Laga Final

Tottenham punya peluang lebih besar untuk menjadi juara UCL 2019 dibandingkan Liverpool, jika melihat rekor pertemuan dua tim dari negara yang sama di final Liga Champions. Tim yang berstatus tuan rumah, menang empat kali.

Peluang Tottenham Juara UCL 2019 Lewat Tren
Putra Tottenham Hotspur, Heung-min, kanan, merayakan dengan rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Leicester City di stadion Wembley di London, Minggu, 10 Februari 2019. Matt Dunham / AP

tirto.id - Tottenham Hotspur akan bertindak sebagai ‘tuan rumah’ dalam duel melawan Liverpool di Final Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano pada Minggu (2/6/2019). Faktanya, dalam enam final Liga Champions yang melibatkan dua klub dari satu negara sebelumnya, tim yang berstatus sebagai tuan rumah lebih sering juara. Lantas, apakah ini menjadi peluang bagi Spurs meneruskan tren tersebut?

Dikutip dari UEFA, tercatat ada enam final UCL yang mempertemukan dua klub dari negara yang sama sebelum pertemuan Spurs vs Liverpool. Ada tiga kali All Spanish Final, sekali All English Final, satu kali All German Final, dan satu kali juga untuk All Italian Final.

Penunjukkan venue Final Liga Champions ditentukan lama sebelum laga final itu digelar. Artinya, sebenarnya tidak ada finalis yang benar-benar berstatus sebagai tuan rumah. Hanya saja kita terbiasa menyebut tim yang disebut lebih dahulu berhak menyandang status sebagai tuan rumah. Keuntungan yang didapat antara lain adalah mereka berhak memakai jersey utama atau jersey kandan dalam laga final tersebut.

Dalam enam final UCL oleh dua klub dari negara yang sama tersebut, tim yang berstatus sebagai tuan rumah lebih sering mengakhiri laga sebagai juara. Jika dibandingkan hasilnya adalah empat tuan rumah berhasil juara, dan dua 'tuan rumah' gagal. Persentasenya mencapai 66 persen.

Real Madrid mengawali tren kemenangan 'tuan rumah' ini dalam final UCL 2000 melawan Valencia. Saat itu kedua tim bertemu di Stade de France. Madrid menang 3-0 berkat gol-gol dari Fernando Morientes, Steve McManaman, dan Raul Gonzalez.

Tahun 2003, terjadi duel antara Juventus vs AC Milan di Old Trafford. Milan yang saat itu menjadi tim tamu sukses menjadi juara setelah menang lewat drama adu penalti 2-3.

Tuan rumah kembali berjaya ketika Manchester United mengungguli Chelsea di final UCL 2008 yang dihelat di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Namun, kemenangan tuan rumah dan tim tamu di final UCL menjadi imbang 2-2 pada tahun 2013. Saat itu, Bayern Munchen yang menjadi ‘tamu’ Borussia Dortmund sukses menang 1-2 di Stadion Wembley.

Sisa dua final UCL yang mempertemukan dua tim yang sama adalah Real Madrid vs Atletico Madrid. Dalam dua final tersebut status keduanya pun sama, yaitu Real Madrid sebagai tuan rumah dan Atletico tamunya. Hasil akhirnya, El Real sukses dua kali mempecundangi rival sekotanya itu untuk memberikan skor 4-2 bagi sang tuan rumah dibanding tim tamu.

Dalam laga final UCL tahun ini, Spurs akan berstatus sebagai tuan rumah atas Liverpool. Fakta unik 'tuan rumah' di atas tentu saja membuat suporter Spurs menjadi lebih yakin bahwa timnya bisa membuat kejutan.

Liverpool Tak Pernah Juara Saat Jadi Tim Tamu

Liverpool sudah delapan kali menjalani final Liga Champions dengan lima di antaranya menjadi juara. Namun ada satu hal yang tidak menyenangkan bagi mereka, yakni Liverpool hanya bisa menjadi juara ketika mendapatkan status sebagai tuan rumah.

Hal itu terjadi di tahun 1977 melawan Borussia Monchengladbach, tahun 1978 kontra Club Brugge, tahun 1981 saat bersua Real Madrid, juga tiga tahun berikutnya melawan AS Roma. Terakhir terjadi pada 2005 lalu saat mereka menjalani final ikonik melawan AC Milan di Istanbul.

Sementara dalam tiga final lainnya Liverpool berstatus sebagai tim tamu dan semua berakhir dengan kekalahan. Tiga final itu masing-masing terjadi pada 1985 versus Juventus, tahun 2007 kontra Milan, dan musim lalu melawan Real Madrid.

Lantas, apakah tahun ini Liverpool yang berstatus sebagai tim tamu lagi bisa mendobrak tradisi buruk mereka di Final Liga Champions? Ataukah keuntungan 'tuan rumah' akan dimanfaatkan Tottenham.

Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Ibnu Azis & Fitra Firdaus