Menuju konten utama

Peluang Persija Lolos Babak Sistem Gugur AFC Cup 2018

Persija berpeluang besar lolos ke babak sistem gugur AFC Cup 2018 sebagai juara Grup H.

Peluang Persija Lolos Babak Sistem Gugur AFC Cup 2018
Pesepak bola Persija Jakarta Addison Alves De Oliviera melepaskan tembakan ketika bertanding melawan Borneo FC dalam pertandingan Gojek Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (14/4/2018).ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

tirto.id - Persija memiliki peluang besar untuk lolos ke babak sistem gugur AFC Cup 2018. Macan Kemayoran akan keluar sebagai juara grup H jika mampu memukul tuan rumah Tampines Rovers pada Selasa, 24 April pukul 19.00 WIB.

Babak penyisihan AFC Cup 2018 terdiri dari sembilan grup. Pembagian grup ini didasarkan pada wilayah. Grup A hingga C adalah grup untuk tim-tim zona Asia Barat. Grup D untuk tim zona Asia Tengah. Grup E untuk tim zona Asia Tengah. Grup F hingga H untuk zona ASEAN. Terakhir, grup I untuk zona Asia Timur.

Hanya Juara Grup Yang Otomatis Lolos

Berdasarkan pembagian grup ini, peluang lolos sebuah tim ke babak sistem gugur atau knock-out cukup rumit.

Pertama, juara grup zona Asia Barat dan zona ASEAN, berhak otomatis lolos ke semifinal zona wilayah. Dengan demikian, ada enam tim yang lolos dari aturan ini. Namun, enam tim ini memiliki bobot yang berbeda.

Kedua, runner-up terbaik dari zona Asia Barat dan zona ASEAN, juga berhak lolos ke semifinal zona wilayah. Runner-up terbaik dipilih berdasarkan tim dengan poin terbanyak dan selisih gol terbaik dari tiga grup.

Tiga juara grup dan satu runner-up terbaik dari zona Asia Barat otomatis lolos ke babak perempat final AFC Cup 2018 khusus di zona mereka sendiri.

Sementara itu tiga juara grup dan satu runner-up terbaik dari zona ASEAN, terlebih dahulu memainkan semifinal zona ASEAN hingga final.

Nantinya, hanya akan ada satu tim dari zona ASEAN yang berhak lolos ke perempat final AFC Cup 2018. Mereka akan masuk ke blok play-off intrazona, alias blok yang berbeda dari blok perempat final milik zona Asia Barat.

Blok play-off intrazona sendiri terdiri dari satu wakil ASEAN ditambah juara grup dari zona Asia Tengah, zona Asia Selatan, dan zona Asia Timur.

Utak-Atik Peluang Persija

Dari perhitungan ini, Persija yang merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang berpeluang lolos, harus penuh perhitungan. Mereka ada di zona ASEAN, tepatnya Grup H. Saat ini Persija memimpin klasemen. Mereka memiliki 10 poin.

Jumlah poin Persija sama dengan peringkat kedua grup, Song Lam Nghe An. Namun, Persija unggul head to head.

Jika Persija mengalahkan Tampines Rovers, apapun yang terjadi, mereka akan menjadi juara Grup H. Dengan demikian, Persija akan lolos ke semifinal zona ASEAN.

Jika Persija seri, sementara di pertandingan lain Song Lam Nghe An seri dengan Johor Darul Takzim, maka Macan Kemayran tetap menjadi juara grup.

Jika Persija seri, sementara Song Lam Nghe An mengalahkan Johor Darul Takzim, maka Macan Kemayoran hanya akan menjadi runner-up grup. Mereka memiliki 11 poin, sementara SLNA memiliki 13 poin.

Jika Persija seri, lalu JDT mengalahkan SLNA, Persija tetap lolos sebagai juara grup. Mereka akan mendapatkan 11 poin, sementara SLNA 10 poin, dan JDT 10 poin.

Jika Persija kalah, lalu JDT mengalahkan SLNA, maka tiga tim teratas di Grup H akan memiliki 10 poin. Di sinilah, head to head ketiga tim akan diberlakukan lebih rumit. Persija akan tetap lolos sebagai juara grup, karena memiliki 7 poin dari pertemuan dengan JDT dan SLNA. Sementara JDT hanya memiliki enam poin, dan SLNA memiliki empat angka.

Bahaya Ketika Jadi Runner-Up

Andai Persija hanya menjadi runner-up Grup H, lolos atau tidaknya mereka ke babak sistem gugur, akan bergantung pada hasil pertandingan di Grup F. Pasalnya di sana ada Home United yang sekarang memiliki 10 poin.

Di partai terakhir, Home United berjumpa juara grup, Ceres-Negros. Jika perolehan poin Home United lebih banyak dari Persija, otomatis Macan Kemayoran akan tersingkir meski berstatus peringakt kedua di grup.

Baca juga artikel terkait PIALA AFC 2018 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Reporter: Fitra Firdaus
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus