Pelni Sediakan Dua Kapal Penumpang Angkut Bantuan ke NTT

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 9 April 2021
Dibaca Normal 1 menit
Masyarakat dapat mengirimkan bantuan ke NTT lewat dua kapal Pelni yang berangkat Sabtu dan Senin depan.
tirto.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero menyediakan dua armada kapal penumpang, KM Awu dan KM Egon, untuk mengangkut bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Pejabat sementara Kepala Kesekretariatan Perusahaan Opik Taupik menjelaskan, masyarakat yang ingin mengirimkan bantuan dapat mengirimkan barang bantuannya ke Posko Bantuan Bencana di Kantor Cabang PELNI Surabaya paling lambat tiga jam sebelum KM Egon diberangkatkan pada pukul 20.00 WIB, Sabtu (10/4/2021).

Kedua kapal akan mengangkut bantuan dengan titik keberangkatan dari Surabaya menuju Waingapu dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Untuk pengangkutan barang bantuan pertama, Perusahaan akan memberangkatkan KM Egon pada Sabtu (10/4/2021) dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Waingapu pada Selasa (13/4/2021)," jelas Opik Taupik dalam keterangan resmi, Jumat (9/4/2021)

Untuk kapal kedua, KM Awu dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Senin (12/4/2021) dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Waingapu pada Kamis (15/4/2021) dan tiba di Pelabuhan Kupang pada Jumat (16/4/2021).

Opik menambahkan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan, armada kapal tersebut telah dipersiapkan untuk membawa sembako, barang keperluan sehari-hari, kendaraan, hingga relawan dan tenaga medis.

"KM Egon merupakan kapal jenis Ro-Ro dengan kapasitas 500 pax. Kapal tersebut mampu mengangkut penumpang, muatan barang, hingga kendaraan bermotor. Kami sangat berharap segenap lapisan masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk dapat meringankan penderitaan saudara kita di daerah terdampak bencana," jelasnya.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih dapat menghubungi Kantor Cabang PELNI Surabaya.


Baca juga artikel terkait BENCANA ALAM DI NTT atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Zakki Amali
DarkLight