Pelatih Persija Sebut Badai Cedera Tak Jadi Kendala Lawan Borneo

Oleh: Herdanang Ahmad Fauzan - 5 Juli 2019
"Kami sangat siap, persiapan bagus, tidak ada kendala. Mungkin ada beberapa pemain yang mengalami cedera, tapi bukan jadi alasan [untuk kalah]," kata pelatih Persija.
tirto.id - Persija diragukan bisa memainkan tujuh orang penggawa mereka yang belum dalam kondisi prima saat menghadapi tuan rumah Borneo FC dalam leg kedua semifinal Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (6/7/2019) besok.

Kendati demikian, kepala pelatih, Julio Banuelos telah menyiapkan skema tim untuk bermain dalam pertandingan tersebut. “Kami sangat siap, persiapan bagus, tidak ada kendala. Mungkin ada beberapa pemain yang mengalami cedera, tapi bukan jadi alasan [untuk kalah],” tutur Banuelos.

Terakhir kali Persija bermain, tepatnya saat menghadapi PSS Sleman pada ajang Liga 1 Rabu (3/7/2019) lalu, total ada enam pemain yang tidak dapat tampil akibat cedera. Mereka adalah kiper Andritany Ardhiyasa; bek Steven Paulle, Ryuji Utomo dan Rezaldi Hehanusa; gelandang sayap Ramdani Lestaluhu; serta penyerang Heri Susanto.

Dengan situasi serba terbatas tersebut, nasib Persija masih terselamatkan karena masih mampu menang tipis 1-0 atas Super Elja.

Namun menghadapi Borneo FC besok, beban Persija bakal lebih sulit, sebab mereka bermain di kandang lawan dan cuma unggul margin satu gol secara agregat. Macan Kemayoran butuh minimal hasil imbang untuk mempertahankan keunggulan mereka.

“Semangat kami harus lebih dari pertandingan leg pertama, pertandingan besok kami harus memenangkan pertandingan.” timpal gelandang Persija, Sandi Sute.

Jika mampu mempertahankan keunggulan agregat atas Borneo FC, di final Persija akan bertemu pemenang dalam laga semifinal lain yang mempertemukan PSM Makassar dan Madura United. PSM dan Madura sendiri baru akan menjalani partai leg kedua pada Minggu (7/7/2019).


Baca juga artikel terkait PIALA PRESIDEN 2019 atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Herdanang Ahmad Fauzan
Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Irwan Syambudi
DarkLight