Menuju konten utama

Pelaksanaan UNBK SMP di Kota Palu Terkendala Pemadaman Listrik

"Sekitar satu jam saat UNBK berlangsung tiba-tiba listrik padam. Listrik padam saat peserta sudah mengerjakan lebih setengah dari total soal."

Pelaksanaan UNBK SMP di Kota Palu Terkendala Pemadaman Listrik
Sejumlah murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 1 Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/2). Simulasi tersebut digelar agar siswa lebih siap menghadapi UNBK, serta guna mengetahui kendala dan hambatan agar dapat diperbaiki atau dibenahi sehingga tidak lagi terjadi kesalahan pada saat pelaksanaanya. ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar/kye/17.

tirto.id - Sejumlah pemadaman listrik terjadi saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat di Kota Palu. Insiden listrik padam ini terjadi saat UNBK hari kedua memasuki sesi ketiga yakni pukul 14.00-16.00 WITA, Selasa (24/4/2018).

Sebagaimana dilaporkan Antara, puluhan peserta UNBK SMP Negeri 1 yang saat itu sedang mengerjakan soal Matematika terkejut dan terganggu konsentrasi mereka saat aliran listrik tiba-tiba padam.

Penanggung jawab teknisi SMP Negeri 1 Palu, Try Sketsa Warit Hidayat menuturkan kerugian yang dialami peserta UNBK akibat insiden tersebut di antaranya, peserta harus kembali melakukan log-in untuk dapat masuk ke server dan mengerjakan lembar soal dan mengisi lembar jawaban elektronik.

"Peserta harus log-in lagi ke server. Baru kalau mati lampu tiba-tiba begini, biasanya komputer lama untuk bisa log-in dan masuk ke server," keluhnya.

Saat itu juga di ruang UNBK terdengar suara riuh akibat kegelisahan puluhan peserta yang saat itu telah menyelesaikan lebih dari setengah dari total soal. Tidak sampai 10 menit, listrik kembali menyala namun berselang beberapa menit listrik kembali padam.

"Sekitar satu jam saat UNBK berlangsung tiba-tiba listrik padam. Listrik padam saat peserta sudah mengerjakan lebih setengah dari total soal," ujar Alfin, tim teknisi komputer SMP Negeri 1 Palu.

Alfin yang bertugas menjaga agar 68 komputer yang dipakai peserta untuk melaksanakan UNBK tetap normal mengaku sangat menyayangkan insiden tersebut. Sebab, kata dia, aliran listrik yang tiba-tiba putus pada komputer yang sedang menyala dapat berakibat fatal.

"Komputer bisa-bisa rusak kalau listrik mati tiba-tiba seperti ini. Waktu hari pertama UNBK, lampu juga tiba-tiba mati dan ada laptop peserta menjadi rusak," katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbu) Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengaku pemadaman listrik terjadi di sejumlah SMP sederajat yang melaksanakan UNBK.

"Laporan dari sekolah lain juga demikian," ujarnya.

UNBK SMP di Kota Palu diikuti 19 SMP sederajat terdiri atas 13 sekolah negeri dan enam sekolah swasta dengan jumlah peserta sebanyak 3.094 orang.

Baca juga artikel terkait UNBK 2018

tirto.id - Pendidikan
Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani