Menuju konten utama

PDIP Minta Jokowi Reshuffle Menteri Pertanian Akibat Impor Beras

Hasto Kristiyanto menyindir Menteri Pertanian dari Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo karena gagal melakukan ekspor beras.

PDIP Minta Jokowi Reshuffle Menteri Pertanian Akibat Impor Beras
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan keterangan saat konferensi pers usai Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 di Jimbaran, Badung, Bali, Rabu (28/9/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.

tirto.id - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyindir Menteri Pertanian dari Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo karena gagal melakukan ekspor beras. Hasto menyebut, bahwa Syahrul Yasin Limpo sempat menjanjikan akan ada ekspor beras namun hingga saat ini tidak terealisasi.

"Jangan sampai sudah menyampaikan ke publik akan melakukan ekspor tapi faktanya bertolak belakang dari yang disampaikan. Dan menciptakan berbagai persoalan berkaitan dengan impor beras," kata Hasto dalam konferensi pers refleksi akhir tahun pada Jumat (30/12/2022).

Oleh karenanya, Hasto mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle. Terkhusus kepada menteri pertanian yang menurutnya gagal dalam menjalankan tugasnya.

"Soal reshuffle sudah saya jelaskan bagaimana pentingnya seorang menteri mengambil kebijakan berdasarkan data-data yang akurat," ujarnya.

Hasto beranggapan bahwa dukungannya kepada Jokowi agar melakukan reshuffle kepada menteri pertanian bukan karena ada tendensi pada partai tertentu. Menurutnya, setiap menteri dalam kabinet harus siap dievaluasi oleh presiden dan menerima segala macam konsekuensinya.

"Reshuffle ini tidak menunjukkan pada partai tertentu karena siapapun yang menjadi pembantu presiden setiap saat harus siap dievaluasi," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mendorong Presiden Jokowi agar melakukan reshuffle kepada menteri pertanian. Karena di saat panen raya pemerintah justru melakukan impor beras dan tidak bisa menanganinya dengan baik.

"Ternyata kita impor beras ketika harganya naik. Seharusnya pemerintah intervensi, dong, jangan sampai pada saat musim panen raya dan harganya baik, kemudian dihajar sama beras impor," kata Djarot.

Selain nama Syahrul Yasin Limpo, Djarot juga mengkritik Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Djarot berharap Siti Nurbaya perlu dievaluasi dan bila perlu dilakukan reshuffle.

Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Anggun P Situmorang