Dampak Pandemi Corona:

PBSI Usulkan Pembatalan Indonesia Masters 2020 Super 100 ke BWF

Oleh: Oryza Aditama - 24 April 2020
Dibaca Normal 1 menit
Usulan pembatalan agenda turnamen Indonesia Masters 2020 Super 100 telah resmi diajukan oleh PBSI kepada BWF.
tirto.id - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi mengusulkan pembatalan turnamen badminton Indonesia Masters 2020 kepada Federasi Badminton Dunia (BWF). Usulan pembatalan Indonesia Masters 2020 resmi diajukan pada Kamis kemarin.

Turnamen berkategori BWF Tour Super 100 tersebut semula dijadwalkan berlangsung mulai 29 September sampai 4 Oktober 2020, dengan lokasi kejuaraan yang belum ditentukan.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto menyatakan organisasinya memutuskan berfokus untuk menggelar satu turnamen internasional saja pada tahun ini, yakni Indonesia Open 2020.

"PBSI ingin lebih berfokus pada penyelenggaraan BIO [Blibli Indonesia Open]," terang dia seperti dilansir laman PBSI, pada Kamis (23/4/2020).

Keputusan PBSI tersebut keluar setelah mempertimbangkan situasi yang tidak kunjung kondusif akibat dampak pandemi Corona (COVID-19).

Meskipun begitu, ajang Indonesia Open yang sebelumnya dijadwalkan pada 16-21 Juni 2020, saat ini masih berstatus dalam penundaan.

PBSI masih menunggu jadwal baru Indonesia Open 2020 diputuskan oleh BWF. Karena itu, jadwal baru untuk turnamen berkategori World Tour Super 1000 tersebut belum diumumkan.

Budiharto juga menjabarkan tentang nasib beberapa turnamen bulu tangkis internasional dengan level lebih rendah lainnya yang seharusnya digelar di Indonesia. Ada yang sudah dipastikan batal, namun ada pula yang baru memasuki tahap pembahasan.

Kejuaraan Victor Exist Jakarta Open Junior International Series 2020 (VEJO) yang dijadwalkan pada 8-13 September 2020 dipastikan batal.

Sedangkan turnamen Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2020 (18-23 Agustus) serta Indonesia International Challenge 2020 (20-25 Oktober) masih dalam tahap pembahasan.

"Untuk VEJO sudah dipastikan akan batal, Jaya Raya Junior GP masih belum tahu kepastiannya. Tapi untuk penyelenggaraan di Agustus sepertinya akan berat. Begitu juga Indonesia International Challenge, ada kemungkinan dibatalkan juga, nanti akan didiskusikan lebih lanjut," ujar Budiharto.

Pada 2019 lalu turnamen Indonesia Masters Super 100 dihelat di Malang, Jawa Timur, dengan mengusung nama resmi Yuzu Indonesia Masters 2019.

Kala itu, kontingen Indonesia hanya mampu menyabet satu gelar juara dari nomor ganda putri, lewat pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Sementara empat kategori lainnya diborong oleh para wakil Cina.

Berikut daftar juara ajang Indonesia Masters Super 100 edisi tahun 2019:

Tunggal Putra: Sun Feixiang (Cina)

Tunggal Putri: Wang Zhiyi (Cina)

Ganda Putra: Ou Xuanyi/Zhang Nan (Cina)

Ganda Putri: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto (Indonesia)

Ganda Campuran: Guo Xinwa/Zhang Shuxian (Cina).


Baca juga artikel terkait INDONESIA MASTERS 2020 atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Addi M Idhom
DarkLight