Para Selebgram dan Pundi-pundi Uang

Taylor Swift dan Selena Gomez di 2015 MTV Video Music Awards. Mereka menjadi Artis paling Polupler di instagram.
Oleh: Aditya Widya Putri - 12 Juli 2017
Dibaca Normal 2 menit
Menjadi Selebgram adalah profesi baru dengan penghasilan menggiurkan. Seberapa besar tarif dan pendapatan mereka?
tirto.id - Mendulang uang dari media sosial (medsos) jadi sebuah tren baru belakangan ini. Sampai-sampai dunia film mengemasnya sebagai sebuah cerita, sebut saja film Youtubers, juga ada Selebgram yang mengisi layar bioskop beberapa bulan lalu di Indonesia. Ceritanya kurang lebih sama, bagaimana mendapatkan uang dari aktivitas di internet. Di dunia nyata, penghasilan sebagai seorang selebgram tak bisa dipandang sebelah mata.

“Lumayan, dari hasil endorse dapat lah satu motor,” kata Chika Jesicca dalam satu tayangan talk show mengenai bayaran endorsement-nya.

Rachel Goddard, seorang Youtubers sekaligus selebriti instagram yang biasa disebut Selebgram, juga pernah bercerita kepada Tirto, hasil endorse di berbagai media sosial bisa dipakai untuk membiayai hasrat melancong ke luar negeri. Chika dan Rachel hanya contoh Selebgram yang mau bercerita soal profesinya. Di luar negeri, profesi semacam ini juga sudah hal yang sangat lumrah bahkan media mencoba membuat daftar tarif dari masing-masing Selebgram.

Situs manajemen Instagram, Hooper HQ baru-baru ini mempublikasikan daftar pengguna Instagram terkaya bertajuk “Instagram Rich List”. Daftar ini berisi 20 publik figur yang mendapatkan keuntungan besar dari mempromosikan berbagai produk di Instagram yakni selebriti dan influencer. Hopper menghitung pendapatan tersebut berdasarkan data internal dan informasi publik yang diterima.

Di peringkat pertama jajaran selebriti itu adalah mantan bintang Disney, Selena Gomez yang memiliki jumlah pengikut sebanyak 122 juta. Ia bisa meraup pendapatan sebesar $550 ribu atau setara Rp7,3 miliar per unggahan produk. Selena memang sempat absen di media sosial karena melakukan detoks digital, tapi mampu mengalahkan keluarga Kardashian dan duo Jenner bersaudara untuk urusan pendapatan dari endorsement. Kim Kardashian yang memiliki jumlah pengikut 100 juta akun hanya menempati urutan kedua dengan bayaran sebesar $500 ribu.

Baca Juga: Belajar dari Detoks Digital Selena Gomez

Posisi ketiga ditempati pesepakbola Cristiano Ronaldo dengan jumlah pengikut sebanyak 104 juta akun dan bayaran sebesar $400 ribu. Urutan selanjutnya berturut-turut diisi oleh Kylie dan Kendall Jenner, Khloe dan Kourtney Kardashian, Cara Delevingne, Gigi Hadid, dan terakhir pebasket Amerika, Lebron James yang memiliki pengikut 30,7 juta akun dengan bayaran $120 ribu atau setara Rp1,6 miliar.

Sementara itu, influencer dengan pendapatan tertinggi ditempati beauty blogger Huda Kattan yang memiliki 20,5 juta follower. Dalam sekali unggahan, Huda bisa mendapatkan $18 ribu atau setara Rp241 juta. Peringkat setelah Huda berturut-turut ditempati oleh Cameron Dallas, Jen Selter, Zoella, Nash Grier, Chira Ferragni, Julie Sarinara, Aimee Song, Danielle Bernstein, dan Liz Eswein.

Melihat fenomena tersebut, Mike Bandar, sebagai salah satu pendiri HopperHQ, menyatakan Instagram kini telah berkembang sebagai alat pemasaran yang efektif bagi perusahaan untuk mengenalkan produknya. Saat ini Instagram mencatat pertumbuhan pengguna sebesar 700 juta per bulan di seluruh dunia. Jumlah tersebut merupakan potensi besar ladang promosi untuk mempengaruhi para pemilik akun agar membeli barang dan jasa seperti yang dipakai idolanya.

"Selebriti juga jadi memperhitungkan akun mereka secara efektif," kata Mike.



Selebgram dan Pajak



Di Indonesia, pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina misalnya, disebut sebagai artis dengan tarif endorsment Instagram tertinggi, yakni sekitar Rp20-an juta dalam sekali postingan. Beberapa artis lain yang seringkali mempromosikan produk di Instagramnya adalah Zaskia Adya Mecca dengan tarif Rp6 juta untuk masa pajang produk selama satu bulan. Sementara, harga endorsement di Snapgram istri sutradara Hanung Bramantya sekitar Rp1 juta.

Dari postingan promosi produk di akun Instagramnya, selama Juni saja, Zaskia mampu memposting sebanyak 20-an endorsment. Artinya, jika satu postingan dihargai dengan Rp6 juta, maka dalam sebulan ia bisa mendapatkan setidaknya Rp120 juta hanya dari endorse Instagramnya.

Artis lain seperti Ayudia Bing Slamet yang memiliki tarif endorse setara Rp6 juta. Artis yang terkenal sebagai Ustadzah Anna, Oki Setiana Dewi malah mematok tarif Rp9 juta dalam sekali postingan di Instagram. Sementara, tarif endorsement Snapgram adiknya, Ria Ricis diketahui mematok harga Rp3,3 juta.

Helena, salah satu pemakai jasa endorsement dari para artis ini mengaku mendapatkan peningkatan penjualan yang signifikan setelah produknya dipajang di akun salah satu artis tersebut. Namun, menurutnya, perlu ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin memasarkan produk lewat postingan para selebgram.

Para pengguna jasa endorsement harus bisa memilih Selebgram yang memiliki biaya endorse yang tidak terlalu mahal, tetapi memiliki banyak followers aktif. Sehingga, barang yang dipromosikan akan muncul di timeline followersnya.

“Punya efek banget endorse-an asal tepat momen dan kesiapannya. Sama Zaskia itu tambah tujuh ribu followers dalam tiga hari,” kata Helena kepada Tirto.

Pengaruh yang besar seorang Selebgram bagi pemasaran tak mengherankan mereka diganjar dengan tarif yang tinggi. Namun mereka pun harus siap dengan konsekuensi dari sebuah penghasilan. Pemasukan yang tak sedikit bagi para Selebgram, sejak akhir tahun lalu ada rencana terhadap para selebgram akan dikenakan pajak dari hasil endorse mereka.

Baca juga artikel terkait SOSIAL MEDIA atau tulisan menarik lainnya Aditya Widya Putri
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Aditya Widya Putri
Penulis: Aditya Widya Putri
Editor: Suhendra
DarkLight