Para Menteri Jokowi Rapat di Bintan, 300 Kamar Hotel Dipesan

Oleh: Bayu Septianto - 25 September 2020
Dibaca Normal 2 menit
300 kamar hotel di kawasan wisata Lagoi, Bintan, Kepri dipesan untuk acara rakorpim Penanganan COVID-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional.
tirto.id - Sebanyak 300 kamar hotel di daerah wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau terisi dengan kehadiran sejumlah pimpinan Kementerian/Lembaga dalam rangka rapat koordinasi pimpinan (rakorpim) penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional Jumat-Sabtu, 25-26 September 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Wan Rudi mengapresiasi dipilihnya Lagoi sebagai lokasi acara ini karena dapat menggairahkan bisnis pariwisata, karena selama pandemi COVID-19 ini kondisi perhotelan di kawasan tersebut sepi dari kunjungan wisatawan khususnya turis dari luar negeri.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, mudah-mudahan ini jadi langkah awal pemulihan sektor pariwisata di era new normal," kata Wan Rudi, Kamis (24/9/2020) dilansir dari Antara.

Rakorpim ini juga jadi ajang promosi bahwa pariwisata Lagoi aman dikunjungi saat COVID-19 karena menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat bagi tamu. Pihaknya pun gencar menggerakkan sektor MICE (Meeting, Incentive, Covention, and Exhibition) dalam rangka menggerakkan pariwisata Indonesia di era new normal.

"Pak Menteri Pariwisata juga hadir, beliau langsung meninjau protokol kesehatan COVID-19 di Lagoi," ungkapnya

Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah menyatakan rakorpim tersebut dimaksudkan untuk melakukan evaluasi, monitoring, dan pengawasan atas kinerja dalam memulihkan ekonomi di masa pandemi COVID-19 yang menghantam Indonesia sejak awal tahum 2020.

“Rakorpim bertempat di One Tree Hill Laguna Bintan Resort, Kawasan Lagoi, Bintan yang akan dibuka oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto,” ujar Arif.

Adapun para menteri yang hadir dalam acara ini diantaranya Menkopolhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.

Sedangkan Pimpinan Lembaga Negara yang turut ikut di rombongan di antaranya Kepala BPKP, Wakil Ketua KPK serta Kepala LKPP.

Dalam sambutannya pada Rakorpim Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) dan Kementerian/Lembaga, Airlangga mengatakan pandemi COVID-19 menjadi momentum bagi pemerintah untuk merumuskan kembali kebijakan transformasi ekonomi nasional.

Airlangga yang juga menjabat Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan sektor pariwisata pun menjadi salah satu yang harus segera didorong untuk pemulihan. Selain banyak ekonomi daerah yang bergantung, sektor pariwisata juga paling mudah dan terbuka untuk menyerap tenaga kerja.

Bahkan jumlah tenaga kerja di bidang pariwisata terus naik sejak tahun 2010. Untuk mendorong pemulihannya, sejumlah strategi dan program pun dirumuskan.

“Salah satunya, optimalisasi belanja pemerintah di sektor pariwisata dengan membuat event seperti Rakorpim hari ini, yang kita lakukan untuk mendorong dimulainya kegiatan wisata dan MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) di lokasi destinasi wisata,” ucap Airlangga, Jumat (25/9/2020) dilansir dari Antara.

Airlangga mengatakan rapat kali ini juga membahas dan memutuskan isu-isu strategis yang disampaikan dari masing-masing kementerian/lembaga yang berkaitan dengan percepatan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Kami pun mengundang Instansi Pengawas dan Aparat Penegak Hukum untuk meningkatkan koordinasi sejak dini terkait pemenuhan terhadap tata kelola yang baik dalam program PC-PEN dan kerja sama terkait penegakan protokol kesehatan di masyarakat,” ujar Airlangga.

Airlangga mengklaim rangkaian rakorpim ini diselenggarakan mematuhi protokol kesehatan. Para peserta, pendamping, dan pendukung acara yang hadir diwajibkan melakukan swab test dan/atau rapid test dengan hasil negatif atau non-reaktif.

Selain itu, selama pelaksanaan Rakorpim, seluruh peserta wajib selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Tim dokter dan paramedis berjaga mengawasi kepatuhan penerapan protokol kesehatan ini. Medical kit hingga kendaraan ambulans yang berisi berbagai peralatan untuk memenuhi protokol kesehatan pun disiapkan lengkap.

Beberapa kegiatan lain untuk menggerakkan perekonomian sekaligus kampanye protokol kesehatan di Kepulauan Riau pun akan dilaksanakan esok hari (26/9).

Kegiatan tersebut antara lain, kampanye Indonesia Care dan Protokol Kesehatan Pariwisata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Kesehatan, peninjauan Ekspor Produk Pertanian (Kelapa) ke Jerman oleh Kementerian Pertanian, peresmian program Batam-Bintan-Karimun (BBK) murah oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, dan peninjauan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang dan video conference dengan para investor.


Baca juga artikel terkait PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Ekonomi)

Sumber: Antara
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Bayu Septianto
DarkLight