Papua Akan Bangun Klinik Sakit Jiwa dan Kusta pada 2017

Oleh: Mutaya Saroh - 14 Februari 2017
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua akan membangun klinik sakit jiwa dan kusta pada 2017 dikarenakan jumlah penderita gangguan kedua penyakit tersebut terus meningkat di Mimika.
tirto.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua akan membangun klinik sakit jiwa dan kusta pada 2017 dikarenakan kebutuhan fasilitas kesehatan itu sangat penting dan mendesak sebab jumlah penderita gangguan kedua penyakit tersebut terus meningkat di Mimika.

"Sesuai dengan data yang kami miliki penderita gangguan jiwa dan penderita kusta mengalami peningkatan. Kita harapkan agar dengan adanya klinik ini dapat memberikan pertolongan pertama kepada mereka," ujar Kepala Dinkes Mimika Philipus Kehek di Timika, Selasa (14/2/2017) seperti dikutip dari Antara.

Menurut Philipus, penanganan penderita kusta di Mimika saat ini, telah dilakukan oleh para petugas yang ada di masing-masing puskesmas di Mimika seperti contohnya di Puskesmas Timika Jaya.

"Untuk penyakit kusta ini sebenarnya kita butuh tempat khusus sehingga tidak lagi ditangani di puskesmas-puskesmas tetapi langsung ke klinik yang khusus untuk tangani pasien kusta," ujarnya.

Sementara itu terkait pelayanan penderita gangguan jiwa di Timika menurut Philipus saat ini belum dapat ditangani dengan baik lantaran tidak ada fasilitas pendukung seperti rumah sakit khusus.

"Selama ini para pasien penyakit jiwa ini biasanya dibawa ke Jayapura, Makasar atau beberapa tempat lain yang memiliki fasilitas pendukung dan tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit," tuturnya.

Ia mengharapkan dengan adanya klinik sakit jiwa yang akan dibangun tersebut dapat memberikan pelayanan kepada pasien sakit jiwa yang menurutnya mulai bertambah banyak di Timika.

Dinkes juga akan membangun sejumlah puskesmas pembantu yang ada di pedalaman termasuk pembangunan gedung puskesmas di kampung Ipaya, Distrik Amar.

Baca juga artikel terkait RUMAH SAKIT JIWA atau tulisan menarik lainnya Mutaya Saroh
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Mutaya Saroh
Penulis: Mutaya Saroh
Editor: Mutaya Saroh