PAN Respons Hasil Survei yang Sebut Tak 100% Kader Dukung Prabowo

Oleh: Andrian Pratama Taher - 14 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
PAN membantah partai disebut tidak komitmen penuh mendukung Prabowo-Sandiaga.
tirto.id - Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan partai berlambang matahari berkomitmen mendukung Prabowo-Sandiaga. Mereka membantah kalau partai tidak komitmen penuh mendukung pasangan calon 02.

"Mungkin konstituen PAN itu sebagian menyatakan pilihan berbeda tapi secara institusi mesin partai itu bergerak untuk pemenangan pak Prabowo-Sandi," kata Sekjen PAN Edy Soeparno saat dikonfirmasi reporter Tirto di Media Center Prabowo-Sandiaga, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Pernyataan Edy tersebut merespons hasil Poltracking Institute, yang menyatakan tak semua kader PAN mendukung Prabowo-Sandi

Sekitar 43,2 persen pemilih PAN ternyata memilih Jokowi-Maruf. Setelah PAN, Demokrat berada di peringkat kedua (33,0 persen), PKS (24,2 persen), dan Gerindra (10,3 persen).

Edy menegaskan, angka pemilih PAN yang mendukung Jokowi lebih rendah dibanding angka hasil Poltracking. Ia beralasan, PAN sudah relatif solid di lapangan. Mereka paham kalau ada perbedaan, tetapi bisa dipastikan tetap satu suara mendukung Prabowo-Sandiaga.

"Memang saya kira di berbagai tempat ada perbedaan pandangan tetapi secara institusi saya pikir kita solid," kata Edy.

Edy pun mengapresiasi hasil Poltracking yang menyatakan PAN lolos ambang batas Parlemen. PAN masuk dalam prediksi daftar partai petahana yang kembali melenggang ke Senayan. Mereka mengantongi 5,7 persen suara.

Dalam survei Poltracking, PDIP berada di peringkat teratas. Apabila menghilangkan unsur undecided voters sekitar 11 persen, PDIP mengantongi 23,5 persen. Peringkat kedua disusul Gerindra (13,7 persen) sementara ketiga jatuh pada Golkar (12,8 persen).

Di luar tiga besar terdiri atas PKB (9,7 persen), Nasdem (7,5 persen), Demokrat (7,2 persen), PKS (6,7 persen), PAN (5,7 persen), PPP (5,4 persen), dan Perindo (2,8 persen).

Perindo berpotensi lolos akibat masuk margin error 2,2 persen. Sementara itu, satu partai petahana terpental dalam Pilpres 2019, yakni Hanura dengan skor 1,7 persen.

Partai baru yang tidak lolos terdiri atas PSI 1,4 persen, PBB 0,8 persen, Berkarya 0,8 persen. Disusul PKPI 0,2 persen dan Partai Garuda 0,1 persen.

Edy menyebut hasil survei itu sudah sesuai dengan kajian mereka yang yakin PAN lolos parlemen.

"Kalau memang hasil akhirnya menunjukkan kita lolos, itu konsisten dengan apa yang telah kita lakukan internal, kajian internal, bahkan tidak ada keraguan PAN akan lolos. Itu kita lihat dari cara-cara kita di daerah. Kami tidak ada keraguan," kata Edy.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dipna Videlia Putsanra