OPPO Gandeng 3 Seniman Lokal, Rilis Reno 10x Zoom Edisi Terbatas

Oleh: Ibnu Azis - 5 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Reno 10x Zoom Limited Edition Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, hanya tersedia 30 unit, harga Rp12.999.000
tirto.id - OPPO menghadirkan 3 seri Reno 10x Zoom edisi terbatas, Darbotz, Arkiv, dan Ronald, hasil kolaborasi dengan tiga seniman Indonesia, yakni Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, Senin (5/8/2019). Ketiga seri itu dipamerkan dalam event "Renoscape" di Lobi Selatan Plaza Indonesia, mulai 31 Juli sampai dengan 31 Agustus 2019.

Darbotz merupakan salah satu seniman grafiti Indonesia yang sukses mengukir karier seninya hingga dikenal dunia. Salah satu karya gigantiknya yang menampikan karakter khasnya yaitu Monster Ball, hingga kini karyanya masih bisa disaksikan dengan jelas di salah satu tembok hotel ternama di Jakarta.

Untuk Limited Edition OPPO Reno 10x Zoom Seri Darbotz sendiri, Darbotz mengangkat tema "Berbeda Tapi Tetap Satu." Melalui warna hitam putih, garis, dan karakter monster yang menjadi ciri khasnya, Darbotz mencoba menggambarkan keadaan masyarakat Indonesia yang berasal dari berbagai suku, agama, dan budaya berbeda, tapi tetap menjadi satu kesatuan.

Arkiv Vilmansa adalah pelukis asal Bandung yang selama ini dikenal dengan karya-karyanya yang lekat dengan figur kartun seperti Mickey Mouse dan Looney Tunes. Ciri khas inilah yang terlihat jelas dalam Seri Arkiv Vilmansa. Meskipun lebih banyak berkarya dalam medium kanvas, Arkiv sering mengeksplorasi karyanya dengan sentuhan digital, termasuk menggunakan teknologi QR Code dan Google Maps.

Untuk Limited Edition OPPO Reno 10x Zoom Seri Arkiv Vilmansa, Arkiv menamakan karyanya "Crown of Creation." Karya ini terinspirasi dari kompleksitas dan modernitas yang ada di kehidupan. Dua hal ini yang menjadi dasar kreativitas dalam berkreasi dan berinovasi.

Ronald Apriyan merupakan pelukis yang tinggal di Yogyakarta. Karya Ronald tak hanya diminati oleh pecinta seni di Indonesia, tapi juga berhasil mencuri hati para pecinta seni di Singapura, Jepang, Myanmar, dan sejumlah negara lainnya melalui pameran internasional yang kerap ia ikuti.

Untuk Limited Edition OPPO Reno 10x Zoom Seri Ronald Apriyan, Ronald menggunakan goresan penuh warna untuk menuangkan imajinasi memakan Nasi Padang di luar angkasa.

Masing-masing Limited Edition seri Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, hanya tersedia dalam 30 unit. Setiap unitnya dijual dengan harga Rp12.999.000 dan mulai tersedia di Renoscape.


Dalam "Renoscape," pengunjung dapat menikmati aneka karya Darbotz, Arkiv Vilamnsa, dan Ronald Apriyan, mulai dari kanvas, karpet, kaos, hingga agenda. Berbekal sentuhan teknologi, pengunjung dapat menikmati karya-karya tersebut melalui perspektif berbeda, menggunakan perangkat OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition dan edisi biasa yang disediakan di pameran ini.

Mulai dari mengeksplor detail menggunakan fitur 10x Zoom, hingga berinteraksi menggunakan aplikasi Augmented Reality (AR) yang dibuat khusus untuk OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition, pengunjung akan dapat merasakan dunia penuh kreativitas dan inovasi di Renoscape.

Aryo Meidianto A., PR Manager OPPO Indonesia mengatakan, proses pembuatan penampang belakang Limited Edition OPPO Reno 10x Zoom terbilang kompleks. Untuk memastikan karya seniman terpampang sempurna, masing-masing karya diukir dari dalam bagian penampang belakang dengan suhu yang diatur sedemikian rupa, sehingga detail karya seniman terlihat dengan jelas.

Pemilihan untuk mengukir melalui bagian dalam penampang juga ditujukan agar permukaan produk tetap halus dan nyaman digenggam. Adapun proses produksi kolaboratif yang detail ini dilakukan dalam waktu satu bulan penuh dan menjadi tantangan tersendiri bagi OPPO maupun ketiga seniman.

"OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition Seri Darbotz, Arkiv, dan Ronald, masing-masing serinya memiliki makna, desain penampang belakang, dan packaging yang berbeda, sesuai ciri khas para seniman," katanya melalui rilis tertulis kepada Tirto, Senin (5/8/2019).


Baca juga artikel terkait OPPO atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Teknologi)

Sumber: Siaran Pers
Penulis: Ibnu Azis
Editor: Agung DH
DarkLight