Nonton Assalamualaikum Calon Imam, Film Islami di Viu dan Vidio

Kontributor: Ilham Choirul Anwar - 25 Apr 2022 09:55 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Sinopsis film Assalamualaikum Calon Imam yang bisa disaksikan melalui penyedia tayangan streaming Viu.
tirto.id - Film Assalamualaikum Calon Imam sudah bisa disaksikan melalui penyedia tayangan streaming Viu dan Vidio. Film Indonesia ini diputar perdana pada 9 Mei 2018 lalu di bioskop. Di Viu film tersebut dapat diakses lewat tautan ini, dan di Vidio berada di tautan ini.

Assalamualaikum Calon Imam adalah film drama romantis yang menceritakan kisah cinta seorang wanita bernama Fiska yang tragis di awal. Pria yang dicintainya justru melamar kakaknya sendiri. Lalu, Fiska bertemu pria lain yang sering bertemu di kampusnya dan kemudian melamarnya saat mengalami sakit keras.

Film ini merupakan karya sutradara Finso Purwono HW. Sejumlah pemain yang terlibat antara lain Natasha Rizky, Miller Khan, Andi Arsyil, dan Merdi Octav. Sinema yang diproduksi Prized Production dan Vinski Production ini menempati rating 7.9/10 di IMDb.

Sinopsis film Assalamualaikum Calon Imam



Film Assalamualaikum Calon Imam menceritakan tentang kisah cinta dua sejoli yang masih saling bertetangga. Di sana ada seorang wanita bernama Fisya yang telah lama memiliki perasaan cinta pada Jidan. Sayang cintanya bertepuk sebelah tangan lantaran Jidan lebih memilih melamar Salsya.

Salsya adalah kakak kandung dari Fisya. Melihat kenyataan ini, hati Fisya remuk redam. Dia kecewa dengan kenyataan pahit yang dihadapinya.

Sampai suatu hari, Fisya bertemu dengan Alif pada sebuah insiden kecelakaan. Fisya sedang menolong gadis kecil yang menjadi korban kecelakaan. Lalu, datanglah Alif -- yang seorang dokter -- mengambil alih penanganan korban tersebut.

Tapi, tanpa sengaja ponsel Fisya terbawa oleh Alif. Akibat hal tersebut, Alif dan Fisya pun harus berjumpa kali kedua untuk urusan mengembalikan ponsel. Tidak sampai di situ, ternyata Alif juga menjadi dosen pengganti di kampus Fisya.

Akhirnya Fisya menjadi sering bertemu Alif. Fisya mulai muncul rasa suka padanya. Hanya saja, hati Fisya ternyata masih menyimpan pula perasaan sayang pada Jidan.

Tidak disangka, diam-diam Alif juga tumbuh rasa cinta pada Fisya. Suatu hari Fisya mengalami sakit keras. Ayah Fiska lalu menyampaikan sebuah kabar bahwa Alif telah datang untuk melamarnya.

Sontak dilema yang dialami Fiska makin dalam. Dia terjebak antara berpaling pada Alif atau tetap menjatuhkan cintanya pada Jidan.

Cara nonton film Assalamualaikum Calon Imam di Viu dan Vidio

Film premium di Viu dan Vidio dapat dilihat dengan membeli paket berlangganan terlebih dahulu. Harga paket bisa dipilih sesuai kebutuhan. Cara registrasinya sebagai berikut:

1. Viu

Pengguna android:

- Buka aplikasi Viu.
- Klik profil dan pilih 'Ubah jadi Premium'.
- Pilih paket VIU Premium yang diinginkan.
- Di halaman cara pembayaran, pilih 'GoPay'.
- Kemudian pilih 'lanjut'. Pilih 'Lanjut ke aplikasi GO-JEK'.
- Pilih 'BAYAR'.

Pengguna iOS dan web browser:

- Kunjungi situs web Viu dan pilih log in, kalau belum punya akun, jangan lupa daftar dulu.
- Klik profil dan pilih 'Paket Saya' atau ‘Ubah jadi Premium'.
- Pilih dan klik paket Viu Premium yang anda inginkan dan pilih 'GoPay' untuk metode pembayaran.
- Scan QR code menggunakan aplikasi GO-JEK (buka aplikasi GO-JEK, kemudian pilih 'Bayar'.

2. Vidio

Pengguna desktop dan mobile browser:

- Masuk ke https://www.vidio.com/
- Login dengan akun Vidio
- Masuk ke https://www.vidio.com/packages
- Pilih paket yang diinginkan
- Lanjut ke pembayaran dengan memilih metode pembayaran
- Pembayaran selesai dan tayangan premiere siap dapat disaksikan

Pengguna android:

- Masuk ke aplikasi Vidio
- Login dengan akun Vidio
- Pilih More/lainnya di sebalah kanan bawah
- Pilih Subcription and purchases
- Pilih paket premier yang diinginkan
- Lanjut ke pembayaran dengan memilih metode pembayaran.


Baca juga artikel terkait FILM INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Film)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yulaika Ramadhani

DarkLight