MV BTS "ON" Raih 43,2 Juta Penayangan di YouTube dalam 24 Jam

Oleh: Maria Ulfa - 22 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
MV BTS "ON", Kinetic Manifesto Film: Come Prima berhasil meraih 43,2 juta penayangan di YouTube selama 24 jam sejak dirilis Jumat (21/2/2020) kemarin.
tirto.id - Music video (MV) BTS ON, Kinetic Manifesto Film: Come Prima berhasil meraih 43,2 juta penayangan di YouTube dalam kurun waktu 24 jam sejak dirilis pada Jumat (21/2/2020) kemarin.

Berdasarkan pantuan Tirto pada Sabtu (22/2/2020) pukul 16.00 WIB, MV ON yang merupakan salah satu lagu dari album terbaru Map of the Soul: 7 tersebut berhasil ditonton sebanyak 43.242.211 kali.

Akan tetapi, jumlah penayangan untuk MV ON kali ini belum bisa mengalahkan rekor yang dipegang oleh BTS sebelumnya melalui MV Boy With Luv (Feat. Halsey). Yang mana, MV tersebut berhasil mencapai 74,6 juta penayangan dalam 24 jam sejak dirilis, selisih 31,4 juta penayangan dengan MV ON.

Kemungkinan, hal itu terjadi karena perubahan sistem dari pihak YouTube dalam menghitung rekor debut video dalam 24 jam. Sistem chart musik YouTube memang telah menghadapi beberapa kontroversi selama beberapa bulan terakhir.

Hal tersebut disebabkan oleh rapper asal India, Badshah yang merilis lagu Paagal pada Juli 2019 dan ia berhasil memecahkan rekor penonton dalam 24 jam. Badshah mengalahkan rekor BTS dengan 75 juta views, yang mana sebelumnya rekor itu dipegang BTS dengan 74,6 juta penonton.

Bloomberg kemudian melaporkan bahwa Badshah dan timnya telah membeli iklan yang menyematkan atau mempromosikan video tersebut. Hal ini menyebabkan jumlah tayangan MV milik Badshah meningkat secara drastis.

“Kami berupaya mempertahankan konsistensi dan kredibilitas di seluruh platform kami, kami telah membuat beberapa revisi yang diperlukan untuk metodologi kami dalam melaporkan debut rekor 24 jam,” ujar pihak YouTube, seperti dikutip The Verge.

Perubahan baru tersebut adalah bahwa video yang memenuhi syarat untuk debut rekaman harus berasal dari sumber organik, termasuk di antaranya adalah tautan langsung ke video, hasil pencarian, situs eksternal yang menyematkan fitur video dan YouTube seperti beranda, tonton berikutnya dan Tren.

Sementara itu, album Map of the Soul: 7 berhasil menduduki peringkat pertama chart iTunes Top Albums di 91 negara di dunia setelah dirilis.

Di antaranya adalah di wilayah seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Italia, Rusia, India, Singapura, Jepang, Brazil, Arab Saudi, dan lain-lain. Ini adalah rekor terbaik yang pernah diraih BTS, demikian seperti dikutip JTBC Plus.

Lagu utama ON juga meraih peringkat pertama dalam chart Top Songs, iTunes di 83 negara dan wilayah di seluruh dunia termasuk di antaranya Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Italia, Rusia, Jepang, dan Mesir.

Terlebih lagi, tidak hanya menduduki peringkat pertama Top Album di Amerika Serikat dan Inggris, lagu-lagu yang ada di dalam album mulai lagu utama ON, lagu Filter, Louder than bombs, We are Bulletproof: the Eternal, Friends, dan My Time berhasil menduduki peringkat pertama hingga peringkat 10 di chart Top Songs.

Tidak hanya itu, album Map of the Soul: 7 juga meraih rekor penjualan 330.000 album digital dalam waktu enam jam di aplikasi Wang Yi Music, Cina. Album ini juga memuncaki seluruh chart harian dan mingguan.

Sebelumnya, BTS telah berhasil memimpin di lima situs musik digital utama Korea Selatan yaitu Melon, FLO, Genie, Bugs, dan Soribada dengan lagu utama ON sesaat setelah album barunya dirilis.

Selain itu, lagu b-side, Filter, My Time, 00:00 (Zero O'Clock), Friends, UGH!, Louder than bombs, Interlude: Shadow, Moon, Respect, We are Bulletproof: the Eternal, Black Swan, Outro: Ego, dan lainnya menyapu bersih posisi kedua hingga ke-14.

​Sebagai informasi, BTS akan hadir di acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon yang ditayangkan di kanal Amerika Serkikat, NBC pada 24 Februari (waktu setempat) dan menampilkan lagu utama album kali ini, ON untuk pertama kali kepada seluruh dunia.


Baca juga artikel terkait K-POP atau tulisan menarik lainnya Maria Ulfa
(tirto.id - Musik)

Kontributor: Maria Ulfa
Penulis: Maria Ulfa
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight