MRT dan KAI Bentuk Perusahaan Patungan untuk Integrasi Transportasi

Oleh: Haris Prabowo - 9 Desember 2019
MRT Jakarta dan KAI menandatangani perjanjian pokok pembentukan perusahaan patungan dalam rangka integrasi transportasi Jabodetabek, Senin (9/12/2019).
tirto.id - PT MRT Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani perjanjian pokok pembentukan perusahaan patungan dalam rangka integrasi transportasi Jabodetabek, Senin (9/12/2019) pagi.

Penandatanganan itu disaksikan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo.

Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan ada tiga tugas yang dimiliki perusahaan patungan ini. Pertama, studi integrasi di kawasan Jakarta Bogor Tangerang, dan Bekasi.

Kedua, studi pengelolaan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Ketiga, perusahaan itu akan memulai penanganan di stasiun dalam kaitan memberi kenyamanan pengguna transportasi publik.

“Sehingga proses interkoneksi antara transportasi publik khususnya yang berbasis kereta berjalan aman nyaman," kata dia, di Balai Kota, Senin (9/12/2019).

Kerja sama ini bermula ketika sebulan lalu Menteri BUMN Erick Thohir datang ke Balai Kota menemui Anies. Perusahaan patungan ini akan langsung bekerja pada 2020 karena adanya tuntutan kerja cepat.

"Satu bulan setelah tanda tangan [langsung bekerja]" jelas William.

William menjelaskan ada empat hal yang rencananya akan diintegrasikan, yakni infrastruktur, tiket satu tarif, kelembagaan, dan rute.

Menurut dia, masyarakat masih tidak nyaman karena belum bisa naik kendaraan umum dari rumah hingga tujuan atau sebaliknya dengan transportasi publik.

"Kami harapkan masyarakat Jakarta bisa berpindah dari transportasi pribadi jadi angkutan publik dan itu membutuhkan integrasi transportasi Jabodetabek. Ini upaya yang mulai kita lakukan," kata dia.


Baca juga artikel terkait TRANSPORTASI atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Abdul Aziz
DarkLight