Menuju konten utama

MotoGP Qatar 2020 Batal, Balapan di Losail Hanya Moto2 dan Moto3

Jadwal MotoGP Qatar 2020 resmi dibatalkan. Grand Prix Qatar 2020 hanya akan mempertandingkan kelas Moto2 dan Moto3.

MotoGP Qatar 2020 Batal, Balapan di Losail Hanya Moto2 dan Moto3
Pebalap MotoGP Repsol Honda Marc Marquez dan pebalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo berlomba dalam Thailand Grand Prix di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (6/10/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Soe Zeya Tun/foc/cfo

tirto.id - Grand Prix Qatar 2020 kelas MotoGP dibatalkan. Balapan GP Qatar 2020 yang berlangsung malam ini, Minggu (8/3/2020), hanya akan mempertandingkan kelas Moto2 dan Moto3.

Pembatalan MotoGP Qatar 2020 terjadi karena dampak dari langkah otoritas di Qatar yang sedang berusaha mencegah peningkatan wabah virus corona (Covid-19) di negara itu. Sampai hari ini, Qatar tercatat memiliki 12 kasus positif virus corona.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta mengaku telah melakukan lobi kepada otoritas di Qatar untuk tetap mengizinkan para pembalap dan staf tim MotoGP memasuki negara tersebut.

Semula, Dorna Sports mendapatkan lampu hijau untuk tetap menggelar Grand Prix Qatar di semua kelas sesuai jadwal. Namun, setelah ditemukan kasus 2 turis dari Italia yang positif terinfeksi virus corona jenis baru (Sars-CoV-2), otoritas di Qatar memperketat peraturan terkait penyelenggaraan MotoGP.

MotoGP Qatar 2020 bisa digelar dengan syarat: setiap orang yang terlibat, terutama warga negara Italia, dan orang yang tinggal di Italia dalam dua pekan terakhir menjalani karantina dulu sebelum masuk wilayah Qatar. Ketentuan karantina selama 14 hari membuat banyak pembalap tidak bisa mengikuti balapan MotoGP sesuai jadwal semula.

"Kami telah melakukan komunikasi intens dengan otoritas berwenang di Qatar, agar memahami situasi yang kami alami. Namun, karena situasi di Italia, pemerintah Qatar mewajibkan karantina untuk semua orang yang berkebangsaan Italia, dan atau 14 hari berada di Italia dalam sebulan terakhir," tutur Carmelo, dilansir dari motorsports.

Dia mengatakan syarat tersebut tidak bisa dipenuhi sehingga MotoGP Qatar dibatalkan. Sementara untuk dua kelas lainnya tetap berjalan, karena pembalap Moto2 dan Moto3 sudah berada di Qatar terlebih dahulu untuk balapan pramusim.

"Jelas syarat karantina empat belas hari tidak mungkin kami lakukan, mengingat jadwal kejuaraan tinggal seminggu [pemerintah Qatar mengeluarkan aturan pada 2 Maret 2020]. Kami akhirnya memutuskan untuk membatalkan Grand Prix Qatar untuk kelas MotoGP," tambah Carmelo.

Dorna dan FIM Motosports akhirnya memutuskan seri Qatar untuk kelas MotoGP resmi dibatalkan dan tidak akan ada penjadwalan ulang. Hal itu membuat MotoGP 2020, yang semula dijadwalkan berlangsung dalam 20 seri, hanya akan berjalan 19 seri.

Namun, 19 seri itu pun belum dapat dipastikan bakal terlaksana. Pasalnya, Grand Prix Austin, yang semula diharapkan bisa menjadi seri pembuka 2020 secara resmi setelah GP Qatar dan Thailand ditunda, juga terancam tak dapat diselenggarakan.

Hal ini dikarenakan Walikota Austin, menyerukan darurat bencana lokal untuk menanggulangi Virus Corona masuk wilayahnya. Sementara seri Eropa masih belum mendapat kepastian bisa digelar.

Dalam jadwal terbaru MotoGP 2020, hanya Grand Prix Thailand yang semula bakal digelar pada 22 Maret, resmi dipindah ke bulan Oktober 2020. Sementara seri lainnya tidak mengalami perubahan, dan diharapkan berjalan sesuai jadwal.

Baca juga artikel terkait MOTOGP 2020 atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Addi M Idhom