Menuju konten utama

Meski Berjauhan, Kini Pasangan Tetap Bisa Berciuman

Pasangan yang tengah menjalani hubungan jarak jauh kini bisa menyalurkan hasrat untuk melakukan kontak fisik. Dengan aplikasi Kissenger, semua pasangan bisa berciuman dari jarak yang jauh sekalipun.

Meski Berjauhan, Kini Pasangan Tetap Bisa Berciuman
Ilustrasi Berciuman. [Foto/Shutterstock]

tirto.id - Bagi para pasangan yang tengah menjalani hubungan jarak jauh, untuk melepas rindu lazimnya menggunakan media sosial untuk berbicara ataupun bertatap muka lewat layar. Meskipun begitu, cara-cara ini dirasa kurang karena tetap tak bisa menyalurkan hasrat untuk melakukan kontak fisik. Kini, sebuah aplikasi bernama Kissenger memungkinkan pasangan berciuman dari jarak berjauhan.

Kissenger, gabungan dari kata Kiss dan Messenger, telah diteliti dan dikembangan di laboratorium universitas selama dua tahun terakhir. Cara kerjanya, cukup tempelkan bibir ke pad yang terhubung ke ponsel pintar. Kemudian, pad tersebut akan mengidentifikasi titik-titik tekanan dari bibir dan mengirimkan sensasi ciuman itu pada pad yang terhubung dengan ponsel pintar pasangan.

“Orang tua bisa memakai Kissenger untuk mencium pipi anak saat mereka bekerja,” kata salah seorang kreator gawai ini. Sehingga, pemakaiannya tidak terbatas pada pasangan saja.

“Ciuman adalah ekspresi keintiman dan kasih sayang yang paling universal,” ujar Yann Zhang, sosok yang mengerjakan prototipe itu, di kongres Love and Sex with Robots di Goldsmiths, Universitas London. “Ciuman adalah cara kita mempertahankan keintiman hubungan,” lanjutnya seperti dikutip dari Independent, Rabu (21/12/2016) .

“Selanjutnya, ini juga dapat mengurangi stress, ketika kita terlibat dalam kontak fisik yang intim, kita memiliki tekanan darah yang lebih rendah,” jelas Zhang lagi.

Untuk itulah Zhang masih terus berupaya mengembangkan lagi perangkat ini. Beberapa bagian yang mungkin mengalami pengembangan adalah pad yang belum menyerupai bibir dan belum adanya ruang bagi lidah. Tujuannya, agar Kissenger dapat menciptakan sebuah sesi berciuman jarak jauh dengan nuansa yang lebih nyata dan akurat.

Meski begitu, sang kreator menegaskan mesin ini telah membantu orang-orang untuk terbiasa memakai mesin berbasis sentuhan. Kissinger juga telah memiliki fitur panggilan video di dalamnya. Terlebih lagi, mesin ini juga tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam kegiatan seksual yang berlebihan.

Zhang lalu menjelaskan, ia dan timnya tengah bekerja untuk memasukan wewangian dalam perangkat tersebut. Sehingga, orang-orang yang menggunakan Kissinger juga bisa menghirup aroma asli dari pasangannya di tempat lain.

Baca juga artikel terkait APLIKASI ONLINE atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Teknologi
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari