Menteri Erick Thohir Buka Lagi 2.300 Lowongan Magang di BUMN

Reporter: Dwi Aditya Putra - 19 Mei 2022 10:14 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan kuota kesempatan magang kepada para milenial untuk berkontribusi di BUMN.
tirto.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memberikan kuota kesempatan magang kepada para milenial untuk berkontribusi di BUMN. Erick mengatakan, telah berkoordinasi dengan para Direksi BUMN mengenai hal tersebut.

“Rekrutmen kali ini akan ada 2.700 yang akan diterima. Tapi karena antusiasme yang luar biasa, maka saya sudah bicara dengan Direksi, akan ada (tambahan) 2.300 lagi kesempatan magang," kata Erick dalam Pembekalan Peserta Rekrutmen Bersama BUMN 2022 “Berkarya Untuk Indonesia”, Rabu (18/5/2022).

Meski demikian, Erick berjanji jika ada rekrutmen bersama lagi tahun ini pihaknya akan prioritaskan bagi yang sudah mendaftar. Namun, dengan catatan para peserta harus memberikan yang terbaik ketika masuk di BUMN.

Erick menekankan keberlanjutan kepemimpinan penting dimulai sedini mungkin. Oleh karena itu, BUMN memberi kesempatan selebar-lebarnya untuk generasi muda bisa bergabung di BUMN.

Bahkan dirinya berencana meningkatkan jumlah milenial di BUMN, mengingat jumlah penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh usia di bawah 35 tahun. Kehadiran generasi muda, kata Erick menjadi inspirasi sekaligus menjadi energi penggerak kemajuan dan transformasi BUMN dengan tuntutan dunia usaha yang semakin kompetitif.

Menurut Erick hal ini sejalan dengan berbagai kebijakan di lingkungan Kementerian BUMN diantaranya mendorong lahirnya talenta digital agar mampu bersaing di masa depan. Di mana target digital talent ready disiapkan sebanyak 20 persen dari total talenta BUMN di 2024.

Mantan bos Inter Milan itu juga membuka ruang bagi kesetaraan gender dan kesempatan milenial untuk memimpin BUMN. Per 2021, tercatat Direksi BUMN Perempuan telah mencapai target 15 persen, sedangkan Direksi BUMN dari milenial mencapai target 5 persen.

“Saya mau minimal 2023 minimal itu 25 persen kepemimpinan bagi perempuan, sama ada new leadership dari para pemimpin-pemimpin muda," katanya.

Erick meyakini di era disrupsi ini yang mendisrupsi itu digital dan generasi muda. Sehingga perubahan ini memerlukan generasi muda. "Dan perlu adanya keberpihakan yang jelas supaya ada para pemimpin-pemimpin muda," pungkas Erick.


Baca juga artikel terkait MENTERI BUMN ERICK THOHIR atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Maya Saputri

DarkLight